Cara Beli Emas Digital untuk Pemula, Modal Rp10 Ribu

Beberapa emas batangan disusun di atas latar putih
Emas digital adalah kepemilikan pecahan emas batangan yang disimpan penjual. Foto: Szaaman/Wikimedia Commons (public domain)

Kastakilat.id – Harga emas lagi di atas Rp2,5 juta per gram, tetapi beli 1 gram sekaligus rasanya berat? Emas digital bisa dibeli pecahan sekecil 0,01 gram lewat HP, mulai Rp10.000, dan disimpan di brankas penjual yang diasuransikan.

Kastakilaters, panduan ini memakai Tabungan Emas Pegadaian sebagai contoh karena cabangnya paling gampang ditemui. Cek dulu Harga Emas hari ini, lalu ikuti enam langkahnya.

Bacaan Lainnya

Yang Perlu Disiapkan

Lima menit menyiapkan ini, sisanya tinggal klik.

  • KTP asli yang masih berlaku, untuk verifikasi identitas di aplikasi.
  • HP dengan aplikasi Tring! by Pegadaian dari Play Store atau App Store.
  • Saldo rekening bank atau e-wallet minimal Rp10.000 untuk pembelian pertama.
  • Nomor HP aktif untuk kode OTP.
  • Catatan cabang Pegadaian terdekat, tempat mengambil buku tabungan.

Langkah 1–2: Daftar dan Buka Rekening

Total waktu sekitar 20–30 menit, plus satu kali mampir ke cabang.

Pasang aplikasi Tring! by Pegadaian, daftar dengan nomor HP, lalu lengkapi data diri dan foto KTP. Proses ini makan waktu 5–10 menit.

Yang sering salah: foto KTP buram atau kena pantulan lampu, sehingga verifikasi ditolak. Ambil foto di dekat jendela, tanpa flash.

Setelah itu, pilih menu Emas Pegadaian, isi formulir singkat, dan tentukan cabang tempat mengambil buku tabungan.

Pembukaan rekening lewat aplikasi bebas biaya menurut halaman resmi Pegadaian. Di cabang, ada biaya administrasi Rp10.000 plus materai, jadi aplikasi jelas lebih hemat.

Langkah 3–4: Beli dan Cek Buyback

Masukkan nominal minimal Rp10.000, lalu bayar lewat virtual account, e-wallet, atau QRIS.

Baca Juga:  Kenapa Harga Emas Naik Hari Ini? Cek 5 Faktornya

Saldo langsung berubah menjadi gram emas sesuai harga beli hari itu. Per 29 September 2026, harga Galeri24 di Pegadaian Rp2.506.000 per gram, jadi Rp10.000 setara 0,004 gram.

Langkah berikutnya paling sering dilewatkan pemula: membandingkan harga beli dengan harga buyback.

Di tanggal yang sama, harga buyback Galeri24 Rp2.357.000 per gram. Selisihnya Rp149.000, sekitar 5,9 persen.

Artinya, harga emas harus naik hampir 6 persen sebelum impas saat dijual kembali. Jangan beli hari ini lalu jual minggu depan.

Cara ceknya dibahas di panduan cek harga emas real time. Angka beli dan buyback tampil berdampingan di aplikasi atau situs Pegadaian.

Langkah 5–6: Ambil Buku, Beli Rutin

Gedung kantor Pegadaian dengan papan nama hijau di depannya
Gedung kantor cabang Pegadaian/Foto: BxHxTxCx/Wikimedia Commons (CC BY-SA 2.0)

Datang sekali ke cabang yang dipilih, bawa KTP, dan tunjukkan bukti transaksi di HP.

Tanpa buku tabungan, fitur cetak emas di aplikasi belum aktif. Lokasi cabang bisa dicek di menu Lokasi Cabang situs Pegadaian.

Harga berubah setiap hari, jadi pembelian rutin nominal kecil, misalnya tiap gajian, merata-ratakan harga beli.

Perhatikan juga biaya penitipan Rp30.000 per tahun. Angka itu setara 3 persen untuk saldo Rp1 juta, tetapi tinggal 0,6 persen saat saldo Rp5 juta.

Kejar target saldo Rp3–5 juta dulu sebelum sibuk menghitung untung-rugi.

Minimal Beli dan Cetak Emas

Minimal pembelian Rp10.000 lewat aplikasi Pegadaian, atau 0,01 gram lewat cabang.

Rp100.000 memberi sekitar 0,04 gram. Batas atas top up lewat aplikasi Rp500 juta per transaksi, jauh dari kebutuhan pemula.

Saldo bisa dicetak jadi emas batangan minimal 1 gram, dengan pilihan merek UBS, Galeri 24, atau Lotus Archi. Ada biaya cetak, dan sebagian saldo wajib mengendap supaya rekening tetap aktif.

Yang dibutuhkan uang, bukan emas? Buyback lewat aplikasi lebih praktis, minimal 0,01 gram dan maksimal 100 gram per transaksi.

Baca Juga:  Kapan Waktu yang Tepat Menjual Emas? Ini Panduan Praktis

Opsi ketiga adalah gadai saldo emas mulai Rp50.000 tanpa harus menjual.

Cek Izin Penjual Emas

Emas digital aman selama penjualnya berizin.

PT Pegadaian berizin dan berada di bawah pengawasan OJK. Pedagang emas digital non-bank mendapat izin dari Bappebti, termasuk Treasury, Pluang, IndoGold, LakuEmas, QuantumMetal, dan Shariacoin.

Di Threads sempat ada yang kaget karena aplikasinya hanya terdaftar di Bappebti. Itu wajar, karena izin emas digital non-bank memang dari Bappebti, bukan OJK.

Hindari aplikasi yang tidak menyebut izin sama sekali, atau yang menjanjikan bunga tetap dari emas.

Kesalahan Umum Pemula

Empat kesalahan ini paling sering terjadi di bulan-bulan pertama.

  • Beli saat emas ramai di berita, lalu panik jual minggu depan dan kena selisih hampir 6 persen.
  • Lupa mengambil buku tabungan, lalu bingung kenapa tidak bisa cetak.
  • Menyimpan saldo kecil bertahun-tahun sampai biaya penitipan menggerusnya.
  • Menyamakan semua aplikasi emas, padahal yang tanpa izin Bappebti atau OJK sebaiknya dihindari.

Emas digitalmu sudah benar bila saldo tampil dalam gram, buku tabungan sudah di tangan, harga buyback hari ini sudah diketahui, dan ada pengingat beli rutin di kalender.

Coba Rp50.000 pertama minggu ini, lalu amati pergerakan saldo gramnya sebulan sebelum menambah.

Runia
Ditulis oleh

Runia

Perempuan asli Gamping, Sleman. Menulis dengan sepenuh hati berdasarkan data dan informasi akurat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *