Kastakilat.id – Empat puluh lima jam memutar video dalam sekali isi daya menjadi klaim baru Apple untuk iPhone 18 Pro Max, sementara iPhone 18 Pro mencapai 36 jam. Dalam review iPhone 18 Pro ini, hasilnya jelas: kamera dan baterai naik kelas, tetapi harga dan bobotnya ikut naik.
Apple meluncurkan kedua ponsel itu pada 9 September 2026, dan penjualan global mulai 18 September. Kastakilaters di Indonesia masih menunggu, jadi review ini merangkum spesifikasi resmi dan hasil uji media teknologi internasional supaya keputusanmu lebih tenang.
Desain iPhone 18 Pro dan Pro Max
Secara tampilan, iPhone 18 Pro masih memakai bodi aluminium unibody dengan modul kamera besar di punggung. Lapisan depannya kini Ceramic Shield 2, sedangkan punggungnya tetap Ceramic Shield.
Apple menyediakan empat warna, yaitu hitam, perak, glacier yang kebiruan, dan burgundy yang merah tua. Menurut saya, burgundy paling menonjol, karena warna gelapnya tetap terlihat mewah walau tertutup case bening.
Ukurannya hampir sama dengan generasi sebelumnya. Namun, bobotnya terasa: iPhone 18 Pro 211 gram dan Pro Max 249 gram, sementara ketebalan keduanya 8,75 mm.
Bagi yang sering memegang ponsel dengan satu tangan, angka 249 gram itu cukup berat. Jadi, coba genggam dulu unit pajangan sebelum memilih versi Max.
Spesifikasi Utama Kedua Model
Selain ukuran layar dan baterai, kedua model berbagi hampir semua komponen.
Spesifikasi
iPhone 18 Pro
iPhone 18 Pro Max
Layar
6,3 inci OLED, 120 Hz
6,9 inci OLED, 120 Hz
Chip
A20 Pro 2 nm
A20 Pro 2 nm
Kamera belakang
3 × 48 MP
3 × 48 MP
Kamera depan
18 MP
18 MP
Putar video
Hingga 36 jam
Hingga 45 jam
Bobot
211 gram
249 gram
Harga AS
US$1.199
US$1.299
Kedua layar mencapai kecerahan puncak 3.000 nits di luar ruangan dengan kerapatan 460 ppi. Selain itu, keduanya tahan air IP68 hingga kedalaman 6 meter selama 30 menit, sesuai halaman spesifikasi resmi Apple.
Pilihan memorinya mulai 256 GB, lalu 512 GB, 1 TB, sampai 2 TB. Port USB-C mendukung USB 3 dengan kecepatan hingga 10 Gb/s, sehingga memindahkan video 4K ke laptop jauh lebih cepat.
Kamera Naik Kelas Lewat Aperture Variabel
Perubahan terbesar ada di kamera utama 48 MP, karena kini bukaan lensanya bisa berubah antara f/1,48, f/1,8, f/2,8, dan f/4. Enam bilah lensa yang Apple potong dengan laser mengatur perubahan itu, mirip kamera mirrorless.
Akibatnya, kamera bisa membuka lebar ke f/1,48 saat ruangan gelap, lalu menyempit ke f/4 ketika memotret foto rombongan. Hasilnya, lebih banyak wajah tetap tajam dalam satu bingkai.
Dua kamera lain juga 48 MP, yaitu ultra wide 13 mm f/2,2 dan telephoto 100 mm dengan zoom optik 4x. Sementara itu, kamera depan 18 MP memakai fitur Center Stage.
Untuk video, kamera utama merekam 4K Dolby Vision hingga 120 fps. Selain itu, efek Cinematic kini bisa kamu terapkan setelah merekam, sampai 60 fps, sehingga kamu tidak perlu menentukan titik fokus saat syuting. Fitur ini membantu saat subjek bergerak cepat, misalnya anak yang berlarian di taman.
Photographic Styles juga mendapat pengaturan tekstur dan grain, jadi kamu bisa mengatur warna kulit dan kesan film bersamaan. Menurut saya, fitur ini menarik bagi pembuat konten yang ingin tampilan khas tanpa aplikasi edit tambahan.
Untuk pengguna yang suka mengatur sendiri, misalnya fotografer jalanan atau pemotret produk jualan, menu Pro controls kini membuka pengaturan bukaan, kecepatan rana, white balance, dan histogram. Bagi saya, fitur ini yang paling terasa beda dari iPhone sebelumnya.
Apple juga menambahkan Apple Reference Image, yaitu salinan foto bertanda tangan digital dari sensor. Tujuannya, pemilik foto bisa membuktikan gambar aslinya masih utuh tanpa suntingan, sesuatu yang makin berguna di tengah maraknya foto hasil AI.
Performa A20 Pro dan Hasil Uji
Chip A20 Pro memakai proses 2 nm dengan CPU 6 inti dan GPU 7 inti. Apple mengklaim GPU-nya hingga 40% lebih cepat daripada A19 Pro.
Dalam pengujian Tom’s Guide, iPhone 18 Pro mencetak 4.735 poin single-core dan 12.800 poin multi-core di Geekbench 6. Bahkan, media itu menyebutnya chip tercepat di ponsel saat ini.
Ruang pendingin vapor chamber kini tiga kali lebih luas dibanding iPhone 17 Pro. Karena itu, Apple mengklaim performa berkelanjutan naik hingga 40%, terutama saat bermain gim berat atau merekam video panjang.
Urusan sinyal juga berubah, karena modem C2 buatan Apple mengonsumsi energi 15% lebih rendah daripada C1X. Sementara itu, chip N1 membawa Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6.
Satu catatan untuk pembaca di sini: fitur Siri AI di iOS 27 baru tersedia dalam bahasa Inggris saat peluncuran. Selain itu, bahasa Indonesia belum masuk daftar 15 bahasa Apple Intelligence dalam siaran pers Apple.
Baterai dan Pengisian Daya
Klaim Apple adalah 36 jam putar video untuk Pro dan 45 jam untuk Pro Max, khusus model eSIM. Namun, uji baterai Tom’s Guide yang memakai penjelajahan web terus-menerus mencatat 16 jam 17 menit untuk Pro dan 18 jam 27 menit untuk Pro Max.
Angka uji itu lebih rendah karena metodenya berbeda, bukan karena klaim Apple salah. Jadi, untuk pemakaian harian, keduanya tetap tahan seharian penuh dengan sisa daya.
Pengisian kabel juga lebih cepat, karena Apple menyebut 50% dalam sekitar 15 menit. Dalam uji yang sama, iPhone 18 Pro mencapai 53% dalam 15 menit, sedangkan Pro Max 44%.
Untuk pengisian nirkabel, keduanya mendukung MagSafe dan Qi2 hingga 25 watt. Artinya, pengisi daya Qi2 pihak ketiga yang lebih murah tetap bisa mengisi cepat.
Kelebihan dan Kekurangan
Setelah menimbang spesifikasi dan hasil uji, berikut poin yang paling menentukan.
Kelebihan:
- Kamera utama dengan bukaan variabel f/1,48–f/4, sehingga foto malam dan foto rombongan sama-sama terbantu.
- Performa A20 Pro tercepat di kelasnya, plus pendingin lebih besar untuk sesi gim panjang.
- Baterai Pro Max sangat awet, terutama untuk perjalanan jauh.
- Pengisian kabel 50% dalam sekitar 15 menit.
- Apple Reference Image membantu membuktikan foto masih asli tanpa suntingan.
Kekurangan:
- Harga di Amerika Serikat naik US$100 dibanding generasi sebelumnya, menurut Tom’s Guide.
- Bobot 249 gram pada Pro Max cukup berat untuk satu tangan.
- Siri AI dan Apple Intelligence belum mendukung bahasa Indonesia.
Untuk Siapa iPhone 18 Pro Cocok
Pilih iPhone 18 Pro Max jika kamu sering bepergian, merekam video panjang, atau butuh baterai paling awet. Sebaliknya, versi Pro lebih masuk akal bagi yang ingin kamera yang sama dalam genggaman lebih ringan.
Pengguna iPhone 16 Pro atau lebih lama akan merasakan lompatan kamera dan baterai yang jelas. Namun, pemilik iPhone 17 Pro sebaiknya menahan diri, kecuali benar-benar butuh bukaan variabel, seperti yang kami bahas di perbandingan iPhone 18 dengan iPhone 17.
Jika anggaranmu terbatas, tunggu iPhone 18 versi biasa yang menurut sejumlah laporan baru meluncur pada musim semi 2027. Apple sendiri belum mengumumkan model itu.
Di Indonesia, harga resmi dan tanggal jual belum Apple umumkan per 1 Oktober 2026. Sejumlah media melaporkan iPhone 18 Pro dan Pro Max sudah mengantongi sertifikat TKDN 40%, dan iBox sudah membuka formulir minat beli.
Cek lagi harga resminya begitu iBox atau Apple membuka pre-order, karena selisih kurs bisa membuat angka di sini berbeda jauh dengan harga dolarnya.





