Panduan Jualan Online untuk Pemula 2026

Penjual mengemas paket pesanan jualan online untuk pemula sambil memotret label dengan ponsel
Penjual memeriksa paket pesanan dengan ponsel sebelum dikirim/Foto: Rifki Kurniawan/Unsplash (Unsplash License)

Kastakilat.id – Urutannya begini: pilih satu produk, hitung harga setelah potongan platform, urus NIB gratis di OSS, lalu buka toko dan kejar order pertama. Untuk satu produk siap jual, persiapan ini bisa beres dalam satu akhir pekan.

Panduan cara jualan online untuk pemula ini sengaja memasukkan legalitas dan pajak sejak awal. Alasannya, sejak 1 Oktober 2026 marketplace besar mulai memotong PPh 0,5% dari omzet, sementara Permendag 19/2026 mewajibkan penjual online punya perizinan berusaha.

Bacaan Lainnya

Pilih Produk dan Hitung Modal

Mulailah dari satu produk yang kamu pahami, bukan sepuluh produk yang sedang ramai. Misalnya, penjahit rumahan lebih masuk akal menjual kaos polos daripada skincare yang butuh notifikasi BPOM.

Cek permintaan lewat kolom pencarian marketplace. Ketik nama produk, lalu lihat jumlah toko, rentang harga, dan angka “terjual” di halaman pertama.

Untuk modal awal, hitung stok untuk dua minggu, kemasan, dan saldo iklan kecil. Jadi, belum ada angka modal minimal yang baku; pedagang kaos bisa mulai dari puluhan potong, bukan ratusan.

Bagaimana dengan dropship? Skema ini boleh dan hemat modal. Meski begitu, kamu tidak memegang stok, sehingga kualitas dan kecepatan kirim bergantung penuh pada pemasok.

Tentukan Tempat Jualan

Tangan menggulir daftar produk di aplikasi marketplace pada layar ponsel
Calon pembeli menelusuri produk di aplikasi marketplace/Foto: V H/Unsplash (Unsplash License)

Setiap kanal punya ongkos dan kelebihan berbeda. Tabel berikut memakai tarif kategori atasan yang redaksi cek ulang per 5 Oktober 2026.

Kanal Potongan per pesanan Kelebihan Kekurangan
Shopee (Non-Star) Admin 8,25% + Rp1.250 Potongan paling rendah, trafik besar Gratis ongkir XTRA bayar terpisah
Tokopedia & TikTok Shop Komisi 9,25% + komisi dinamis 8% (maks Rp60.000) + Rp1.250 Sudah termasuk program gratis ongkir, bisa jualan lewat video Total potongan paling besar
WhatsApp & Instagram Tanpa komisi platform Margin utuh, dekat dengan pelanggan Trafik dan kepercayaan harus dibangun sendiri
Tarif kategori atasan, dicek redaksi 5 Oktober 2026 dari pusat edukasi penjual Shopee dan Tokopedia. Tarif bisa berubah.

Rincian tarif per kategori ada di ulasan biaya admin tiap marketplace. Saran redaksi untuk pemula: satu marketplace untuk trafik ditambah WhatsApp untuk pelanggan ulang.

Baca Juga:  Cara Mengurus NIB Lewat OSS, Kini Wajib bagi Seller Online

Hitung Harga Jual Sebelum Upload

Rumusnya sederhana: laba = harga jual − modal − kemasan − potongan platform − pajak. Setelah itu, cek apakah sisa laba masih cukup untuk diskon.

Sebagai contoh, kaos seharga Rp120.000 punya modal Rp60.000 dan kemasan Rp3.000. Di Shopee, potongannya Rp11.150, sehingga laba tersisa Rp45.850.

Produk yang sama di Tokopedia atau TikTok Shop kena potongan Rp21.950. Akibatnya, laba turun menjadi Rp35.050, selisih sekitar Rp10.800 per potong menurut hitungan redaksi.

Jika marketplace memotong PPh 0,5%, laba berkurang lagi Rp600. Hitungan ini belum memasukkan iklan, retur, dan voucher toko.

Jangan pasang diskon sebelum laba per potong jelas. Diskon 30% dari Rp120.000 saja sudah memakan Rp36.000.

Urus NIB dan Pahami Pajak

NIB bisa kamu buat gratis lewat oss.go.id. Siapkan NIK, email, dan nomor HP aktif, lalu pilih KBLI perdagangan eceran lewat internet.

Setelah KBLI terpilih, sistem OSS menampilkan tingkat risiko. Untuk usaha risiko rendah, NIB sudah cukup, dan dokumennya bisa terbit dalam hitungan menit.

Kewajiban ini datang dari Permendag 19/2026 yang berlaku sejak 8 Juni 2026. Selain itu, aturan tersebut meminta platform menolak pedagang tanpa perizinan, meski detail masa transisinya masih berbeda antar sumber.

Soal pajak, PMK 37/2025 menjadikan marketplace pemungut PPh Pasal 22 sebesar 0,5% dari omzet di invoice. Menurut DJP, Shopee, Tokopedia, Lazada, dan Blibli mulai memungutnya per 1 Oktober 2026.

Penjual orang pribadi dengan omzet sampai Rp500 juta setahun bisa bebas pungutan ini. Syaratnya, penjual menyerahkan surat pernyataan ke marketplace.

Bagian ini paling sering terlewat oleh pemula. Detail surat pernyataan dan cara lapornya ada di artikel pajak jualan online, termasuk contoh potongan per omzet.

Baca Juga:  Syarat Pengajuan KUR 2026, Bunga 3–9% dan Plafon Terbaru

Siapkan Listing dan Pengiriman

Tiga atasan katun terlipat rapi dengan latar putih polos untuk foto produk jualan online
Contoh foto produk pakaian dengan latar polos/Foto: tian dayong/Unsplash (Unsplash License)

Foto produk di dekat jendela pada pagi hari, dengan latar polos. Kemudian, tambahkan satu foto ukuran di tangan dan satu foto detail bahan.

Tulis judul berurutan: jenis produk, merek, bahan, ukuran, lalu warna. Contohnya, “Kaos Polos Katun Combed 30s Oversize Hitam” lebih mudah dicari daripada “Kaos Keren Murah”.

Untuk ekspedisi, aktifkan dua atau tiga kurir sekaligus. Dengan begitu, pembeli di luar Jawa tetap punya pilihan ongkir yang masuk akal.

Rekam video saat mengemas paket. Biasanya, rekaman ini menjadi bukti terkuat ketika pembeli mengajukan komplain barang kurang atau rusak.

Rencanakan Promo dan Momen Besar

Dalam waktu dekat, ada 10.10 pada Sabtu, 10 Oktober 2026, lalu 11.11 dan 12.12. Sementara itu, Kemendag menjadwalkan Harbolnas 2026 pada 10–16 Desember dan menargetkan transaksi tumbuh 5–10% dari capaian 2025 sebesar Rp36,4 triliun.

Toko baru sebaiknya tidak mengejar diskon terbesar. Sebaliknya, pakai momen ini untuk mengumpulkan ulasan pertama lewat voucher kecil dan bonus kemasan.

Iklan berbayar baru masuk akal setelah ada 10–20 ulasan. Sebelum itu, konten pendek yang menunjukkan bahan dan ukuran produk biasanya lebih murah dan cepat membangun kepercayaan.

Checklist 10 Langkah Jualan Online Pemula

Simpan atau cetak daftar ini, lalu centang satu per satu.

  1. Pilih satu produk yang kamu pahami dan cek pesaingnya di halaman pertama marketplace.
  2. Hitung modal untuk stok dua minggu, kemasan, dan saldo iklan kecil.
  3. Bandingkan potongan Shopee, Tokopedia–TikTok Shop, dan WhatsApp untuk kategori produkmu.
  4. Tentukan harga jual dengan rumus laba di atas, termasuk PPh 0,5%.
  5. Buat NIB gratis di OSS dengan KBLI perdagangan eceran lewat internet.
  6. Serahkan surat pernyataan omzet ke marketplace bila omzet setahun belum lewat Rp500 juta.
  7. Foto produk dengan cahaya alami, lalu tulis judul dan deskripsi yang lengkap.
  8. Aktifkan dua atau tiga ekspedisi, kemudian siapkan stok cadangan.
  9. Rekam setiap proses pengemasan sebagai bukti saat ada komplain.
  10. Evaluasi laba dan ulasan setiap akhir bulan sebelum menambah produk atau iklan.
Baca Juga:  Cara Membuat PT Perorangan 2026, Biaya dan Syaratnya

Order pertama memang soal keberanian. Namun, order keseratus soal hitungan.

Runia Redaksi
Ditulis oleh

Runia Redaksi

Perempuan asli Gamping, Sleman. Suka menulis, membaca, dan menggambar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan