Tarif Listrik PLN Oktober 2026 per Golongan, 900 VA sampai 3.500 VA

Meteran listrik prabayar digital PLN terpasang di dinding rumah
Meteran listrik digital PLN di rumah/Foto: DARMAS BS/Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

Kastakilat.id – Tarif listrik PLN Oktober 2026 masih memakai angka triwulan III, karena pemerintah belum mengumumkan keputusan triwulan IV hingga 1 Oktober. Pelanggan 1.300 VA dan 2.200 VA membayar Rp1.444,70 per kWh, sedangkan 3.500 VA ke atas Rp1.699,53 per kWh.

Kastakilaters perlu tahu bahwa penetapan tarif berlangsung per triwulan, sehingga keputusannya biasanya keluar menjelang pergantian periode. Berikut tabel tarif semua golongan rumah tangga, tiga langkah menghitung tagihan sendiri, dan cara memantau pengumuman resminya.

Bacaan Lainnya

Status Tarif untuk Oktober 2026

Tiang listrik PLN dengan banyak kabel jaringan di bawah langit mendung, tarif listrik Oktober 2026 masih menunggu keputusan
Jaringan listrik PLN tegangan menengah dan rendah/Foto: SATELIT BM/Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

Kementerian ESDM sebelumnya memutuskan tarif Juli sampai September 2026 tidak naik, baik untuk pelanggan subsidi maupun nonsubsidi. Menteri Bahlil Lahadalia menyebut alasannya, yaitu menjaga daya beli dan stabilitas ekonomi.

Namun, sampai 1 Oktober 2026, belum ada keputusan baru untuk periode Oktober sampai Desember. Karena itu, angka di bawah berlaku sementara dan bisa berubah begitu ESDM mengumumkan triwulan IV.

Polanya cukup konsisten sepanjang tahun ini, karena pemerintah menahan tarif tiga kali berturut-turut. Tarif triwulan I, II, dan III 2026 sama-sama tidak naik, meski rumus ekonomi sempat menunjukkan potensi kenaikan.

Untuk triwulan II, ESDM mengumumkan keputusan pada pertengahan Maret, yakni sekitar dua minggu sebelum periode baru. Sementara itu, triwulan III diumumkan pada 30 Juni, tepat di pergantian periode.

Karena waktu pengumuman tidak selalu sama, pelanggan sebaiknya tidak menganggap tarif Oktober sudah final hanya karena bulan berganti.

Tarif Semua Golongan Rumah Tangga

Tabel berikut memuat tarif rumah tangga yang berlaku pada triwulan III 2026, sehingga menjadi acuan sementara. Angka ini belum termasuk pajak penerangan jalan, karena besarnya berbeda di tiap daerah.

Baca Juga:  Cara Beli SBN Ritel Online untuk Pemula, Contoh SBR015
Golongan Tarif per kWh Keterangan
450 VA Rp415 Subsidi
900 VA subsidi Rp605 Subsidi
900 VA RTM Rp1.352 Nonsubsidi
1.300 VA Rp1.444,70 Nonsubsidi
2.200 VA Rp1.444,70 Nonsubsidi
3.500 VA sampai 5.500 VA Rp1.699,53 Nonsubsidi
6.600 VA ke atas Rp1.699,53 Nonsubsidi
Tarif listrik rumah tangga per kWh, triwulan III 2026.

Pelanggan 900 VA punya dua kategori, sehingga tarifnya tidak selalu sama. RTM berarti rumah tangga mampu, sehingga tarifnya nonsubsidi, sedangkan 900 VA subsidi masih membayar Rp605.

Hitung Tagihan Bulanan Sendiri

Rumusnya: tagihan energi = pemakaian kWh × tarif golongan. Caranya seperti ini:

  1. Cek golongan daya di struk token atau tagihan, lalu ambil tarifnya dari tabel di atas.
  2. Hitung pemakaian sebulan dari selisih angka meteran, atau jumlahkan kWh dari semua token yang kamu beli.
  3. Kalikan keduanya, misalnya 200 kWh × Rp1.444,70 = Rp288.940 untuk pelanggan 1.300 VA.

Simulasi redaksi berikut memakai pemakaian rumah tangga yang wajar untuk tiap golongan. Hasilnya hanya biaya energi, sedangkan pajak daerah atau biaya lain belum masuk.

Golongan Pemakaian per Bulan Perkiraan Tagihan
450 VA 60 kWh Rp24.900
900 VA subsidi 100 kWh Rp60.500
900 VA RTM 150 kWh Rp202.800
1.300 VA 200 kWh Rp288.900
2.200 VA 300 kWh Rp433.400
3.500 VA 400 kWh Rp679.800
Tarif listrik rumah tangga per kWh, triwulan III 2026.

Angka pemakaian di atas hanya contoh, sehingga tagihanmu bisa berbeda. Cek total kWh pada struk token atau aplikasi PLN untuk hasil yang pas. Pemilik AC bisa menekan pemakaian lewat langkah di artikel hemat listrik AC kami.

Biaya Lain di Luar Tarif Energi

Menara listrik tegangan ekstra tinggi berdiri di tengah sawah
Menara listrik ekstra tinggi di Kebumen/Foto: SATELIT BM/Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

Tagihan akhir sering lebih besar daripada hitungan energi saja, apalagi bila pajak daerah ikut masuk. Pemerintah daerah menetapkan pajak penerangan jalan sendiri, sehingga persentasenya berbeda antar kota.

Baca Juga:  Kapan Waktu yang Tepat Menjual Emas? Ini Panduan Praktis

Selain itu, pembelian token lewat bank atau dompet digital juga bisa menambah biaya admin. Karena itu, bandingkan nominal token yang masuk dengan uang yang keluar dari rekeningmu.

Jika tarif naik 5 persen, tagihan 200 kWh di golongan 1.300 VA bertambah sekitar Rp14.400 menjadi Rp303.400. Hitungan ini hanya skenario, bukan prediksi.

Cara Cek Golongan dan Daya

Golongan daya tertera pada struk token, tagihan bulanan, dan stiker meteran. Jika ragu, cocokkan angka VA dan keterangan subsidi atau nonsubsidi pada dokumen itu.

Jangan menebak tarif dari daya saja, karena 900 VA bisa berarti subsidi atau RTM. Selisihnya besar, yaitu Rp605 berbanding Rp1.352 per kWh.

Cara Memantau Pengumuman Tarif Berikutnya

ESDM biasanya mengumumkan keputusan triwulan baru pada akhir bulan terakhir periode berjalan, misalnya 30 Juni untuk triwulan III. Karena itu, pantau kanal resmi Kementerian ESDM dan PLN, bukan pesan berantai di grup.

Keputusan triwulan IV bergantung pada kurs, harga minyak mentah, inflasi, dan harga batu bara acuan. Untuk triwulan III, pemerintah memakai kurs Rp16.959,32 per dolar AS dan harga minyak US$96,12 per barel.

Jadi, anggarkan tagihan bulan ini dengan tarif lama, lalu sesuaikan begitu ada keputusan baru.

Runia Redaksi
Ditulis oleh

Runia Redaksi

Perempuan asli Gamping, Sleman. Suka menulis, membaca, dan menggambar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar