Kastakilat.id – Banyak orang baru sadar lemarinya lembap setelah kemeja kerja tercium apak, padahal jamur sudah tumbuh sejak beberapa minggu sebelumnya. Cara mencegah baju berjamur sebenarnya berawal sebelum hujan pertama turun: jaga kelembapan lemari di bawah 60%, simpan baju dalam keadaan kering total, dan pasang penyerap lembap.
BMKG memperkirakan kemarau 2026 berakhir sekitar pertengahan Oktober, dan di DIY hujan baru mulai pada akhir November sampai Desember. Artinya, Kastakilaters masih punya beberapa minggu untuk menyiapkan lemari dengan langkah di bawah ini.
Kenali Kapan Musim Hujan Datang
Menurut Deputi Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan, hujan akan menyebar dari wilayah barat Indonesia mulai Oktober, lalu merata di sebagian besar Jawa pada November. Namun, El Nino membuat awal musim hujan di sejumlah daerah mundur.
Di Yogyakarta, Stasiun Klimatologi DIY memperkirakan hujan mulai pada dasarian ketiga November di Kulon Progo bagian utara serta Sleman utara dan tengah. Sementara itu, Kota Yogyakarta dan Bantul utara baru menyusul pada dasarian pertama Desember.
Stasiun itu memperkirakan masa hujan di DIY berlangsung 13 sampai 18 dasarian, atau sekitar empat sampai enam bulan. Selama itu, udara lembap membuat lemari kayu dan dinding kamar menyerap air lebih banyak.
Ukur Kelembapan Lemari Lebih Dulu
Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA) menyarankan kelembapan dalam ruangan di bawah 60%, idealnya 30 sampai 50%. Di atas angka itu, jamur lebih mudah tumbuh di kain, kayu, dan dinding.
Cara paling mudah mengetahuinya adalah memakai hygrometer digital yang menampilkan suhu dan kelembapan sekaligus. Letakkan alat itu di dalam lemari selama satu malam, lalu catat angkanya keesokan pagi.
Jika angkanya sudah di atas 60% sebelum musim hujan, lemari itu hampir pasti bermasalah saat hujan tiba. Karena itu, mulai langkah pencegahan dari lemari yang angkanya paling tinggi.
Menurut saya, alat seharga satu kali ongkos laundry ini lebih berguna daripada menebak dari bau. Pasalnya, bau apak baru muncul ketika jamur sudah tumbuh.
Langkah Mencegah Baju Berjamur di Lemari
Kuncinya sederhana: jangan pernah memasukkan air ke dalam lemari, baik lewat baju, udara, maupun dinding. Ikuti urutan berikut setiap kali menyimpan pakaian.
- Keringkan baju sampai benar-benar kering, termasuk bagian kerah, saku, dan jahitan tebal yang paling lama kering.
- Diamkan baju hasil setrika beberapa menit sebelum masuk lemari, karena uap panas masih tersisa di serat kain.
- Pisahkan baju kotor dan handuk basah dari lemari, sebab keduanya menambah kelembapan udara di sekitarnya.
- Beri jarak antarbaju di gantungan agar udara bisa mengalir, lalu jangan menjejalkan lipatan sampai rak penuh sesak.
- Geser lemari beberapa sentimeter dari dinding, terutama dinding luar yang terkena tampias hujan.
- Buka pintu lemari 15 sampai 30 menit saat cuaca cerah, sehingga udara lembap di dalamnya berganti.
Kesalahan yang paling sering terlihat ada di langkah pertama. Baju yang terasa kering di permukaan sering masih lembap di bagian jahitan, apalagi jika kamu menjemurnya di dalam rumah saat hujan seharian.
Menurut EPA, barang basah yang kering dalam 24 sampai 48 jam umumnya tidak akan berjamur. Jadi, kalau jemuran tidak kering dalam dua hari, segera pindahkan ke tempat berangin atau gunakan pengering.
Pasang Penyerap Lembap di Dalam Lemari
Penyerap lembap membantu menurunkan kelembapan di ruang tertutup seperti lemari. Pilihannya mulai dari kantong silica gel sampai wadah penyerap lembap siap pakai yang menampung air di bagian bawahnya.
Taruh penyerap di sudut bawah lemari, karena udara lembap cenderung mengumpul di sana. Untuk lemari dua pintu yang tinggi, pasang satu wadah di bawah dan satu kantong kecil di rak atas.
Dengan begitu, baju yang jarang dipakai seperti kebaya, jas, atau seragam acara keluarga juga ikut terlindungi selama musim hujan. Selain itu, cek wadahnya setiap minggu dan ganti atau keringkan sesuai petunjuk di kemasan.
Jauhkan silica gel dan wadah berisi cairan dari jangkauan anak dan hewan peliharaan. Bahkan, tumpahan cairan dari wadah penyerap bisa merusak kain jika wadahnya terguling.
Jangan mengandalkan penyerap sebagai satu-satunya cara. Jika baju yang masuk lemari masih lembap, penyerap hanya memperlambat jamur, bukan mencegahnya.
Untuk kamar yang memang lembap, misalnya kamar kos di lantai dasar atau rumah dekat sawah, penyerap kecil di lemari sering kalah oleh udara seisi ruangan. Karena itu, perbaiki dulu sirkulasi kamar dengan membuka jendela saat siang cerah atau menyalakan kipas angin ke arah lemari selama beberapa jam.
Jika hygrometer tetap menunjukkan angka di atas 60% setelah semua itu, dehumidifier listrik bisa menjadi pilihan. Namun, hitung dulu biaya listriknya, karena alat ini biasanya menyala berjam-jam setiap hari selama musim hujan.
Terakhir, pilih rak lemari berlubang atau beri alas koran di dasar lemari kayu. Lubang membantu udara bergerak, sedangkan koran yang lembap memberi tanda lebih awal sebelum jamur muncul di baju.
Bersihkan Jamur yang Sudah Muncul
Bintik hitam atau putih di dinding lemari berarti jamur sudah tumbuh, sehingga kamu perlu membersihkannya sebelum menyebar ke pakaian. Untuk permukaan keras, EPA menyarankan langkah berikut.
- Keluarkan semua baju, lalu cuci ulang pakaian yang berbau apak atau berbintik.
- Gosok jamur di permukaan keras memakai air dan deterjen, kemudian keringkan sampai benar-benar kering.
- Jangan mencampur pemutih berklorin dengan pembersih yang mengandung amonia, karena campuran itu menghasilkan gas beracun.
- Biarkan lemari terbuka dan kering seharian sebelum baju kembali masuk.
Untuk area jamur lebih dari sekitar satu meter persegi, EPA menyarankan bantuan tenaga profesional. Selain itu, bahan berpori yang sudah berjamur parah, seperti alas lemari dari karpet, mungkin harus masuk tempat sampah.
Kesalahan yang Bikin Baju Bau Apak
Pertama, menumpuk baju setengah kering di keranjang semalaman sebelum masuk setrikaan. Akibatnya, bau apak muncul bahkan sebelum baju masuk lemari.
Kedua, menutup lemari rapat-rapat selama berminggu-minggu tanpa pernah membukanya. Udara lembap terperangkap, terutama di lemari yang menempel ke dinding luar rumah.
Terakhir, menunggu jamur terlihat baru bertindak. Padahal, mengecek kelembapan seminggu sekali jauh lebih murah daripada mencuci ulang satu lemari penuh.
Cek angka hygrometer di lemarimu minggu ini, sebelum hujan pertama di Jogja turun akhir November.



