Kastakilat.id – Beli emas Antam 1 gram hari ini, jual lagi detik itu juga, dan kamu langsung rugi Rp194.000. Jadi, urutannya begini: tentukan tujuan, pilih bentuk emas sesuai modal, hitung selisih harga, lalu beli rutin dan tahan bertahun-tahun.
Penyebabnya, Butik Logam Mulia menjual Antam Rp2.580.000 per gram per 5 Oktober 2026, sementara harga buyback-nya Rp2.386.000. Panduan investasi emas untuk pemula ini membahas cara mulai dari Rp10.000, cek izin penyedia, sampai pajak saat menjual.
Tentukan Tujuan Sebelum Membeli
Emas bukan alat cepat kaya. Menurut saya, emas paling masuk akal untuk tujuan minimal tiga tahun, misalnya dana pendidikan atau cadangan nilai di luar tabungan.
Contohnya begini. Pada 6 Oktober 2025, harga jual Antam Rp2.250.000 per gram dan saat itu tercatat sebagai rekor.
Setahun kemudian, harga jualnya naik 14,7%. Namun, pembeli saat itu yang menjual hari ini hanya untung Rp136.000 per gram, sekitar 6% (hitungan redaksi).
Sebabnya, penjual selalu menerima harga buyback. Jadi, amankan dulu dana darurat di rekening biasa, karena menjual emas saat terdesak hampir selalu berarti menelan selisih harga.
Pilih Bentuk Emas Sesuai Modal
Pemula punya tiga pilihan utama: batangan fisik, emas digital di aplikasi, dan Tabungan Emas Pegadaian. Tabel ini merangkum modal awal dan biaya yang sering terlupa.
Bentuk
Modal awal
Biaya yang perlu dihitung
Cocok untuk
Batangan Antam
Rp1.340.000 (0,5 gram, 5 Oktober 2026)
Selisih beli-buyback, tempat simpan
Tujuan panjang, ingin pegang barang
Emas digital
Berbeda per aplikasi
Selisih beli-jual, ongkos cetak bila ingin fisik
Menabung rutin nominal kecil
Tabungan Emas Pegadaian
Mulai Rp10.000 lewat aplikasi
Titip Rp30.000 per tahun, cetak Antam 1 gram Rp115.000
Menabung kecil lalu cetak fisik
Untuk modal di bawah Rp1 juta, saya lebih memilih tabungan emas atau emas digital ketimbang batangan 0,5 gram. Alasannya, pecahan kecil lebih mahal per gram: 0,5 gram setara Rp2.680.000 per gram, sedangkan 10 gram hanya Rp2.529.500 per gram.
Selain itu, ongkos cetak Tabungan Emas Pegadaian ikut menggerus hasil. Cetak Antam 1 gram seharga Rp115.000 setara sekitar 4,5% harga emasnya, dengan minimal cetak 1 gram dan proses hingga sekitar 60 hari.
Bingung memilih merek batangan? Ulasan beda Antam atau UBS membandingkan sertifikat dan buyback keduanya.
Cek Izin Penyedia Emas Digital
Banyak orang mengira semua aplikasi emas berada di bawah OJK. Faktanya, perdagangan pasar fisik emas digital masih menjadi wewenang Bappebti lewat Peraturan Bappebti Nomor 3 Tahun 2025, yang mencabut Perba 4/2019.
Peralihan tugas dari Bappebti ke OJK dan BI sejak 10 Januari 2025 hanya mencakup aset keuangan digital, termasuk kripto, serta derivatif keuangan. Sementara itu, OJK mengatur bank bulion lewat POJK 17/2024.
Aturan Bappebti itu menetapkan standar perlindungan, meski tidak menghapus risiko harga. Emas dasarnya wajib berkadar minimal 99,9% dan bersertifikat, sementara pedagang tipe A wajib menyimpan stok minimal 10.000 gram di tempat penyimpanan.
Sebelum mendaftar, cocokkan nama perusahaan di aplikasi dengan daftar pedagang fisik emas digital di situs Bappebti. Kalau namanya tidak ada, tinggalkan, meski iklannya meyakinkan.
Langkah lengkap membuka akun ada di panduan cara beli emas digital untuk pemula.
Hitung Spread dan Titik Impas
Rumusnya sederhana: spread adalah harga beli minus harga buyback. Per 5 Oktober 2026, Rp2.580.000 − Rp2.386.000 = Rp194.000, atau 7,5% dari harga beli.
Dari situ, titik impasnya terlihat jelas. Harga buyback harus naik sekitar 8,1% dari posisi hari ini sebelum kamu balik modal, dengan asumsi spread tidak berubah.
Masalahnya, spread ikut bergerak. Pada Oktober 2025 selisihnya 6,76%, sedangkan sekarang 7,52%.
Jadi, berapa modal minimal investasi emas? Tabungan Emas Pegadaian bisa mulai dari Rp10.000, sedangkan batangan Antam terkecil di daftar harga hari ini 0,5 gram seharga Rp1.340.000.
Mulai Investasi Emas untuk Pemula
Setelah tujuan dan bentuknya jelas, ikuti lima langkah ini. Masukkan biaya titip dan cetak ke hitungan sejak awal, misalnya titip Rp30.000 per tahun di Pegadaian.
- Tetapkan target dalam gram dan tahun, misalnya 10 gram dalam tiga tahun, supaya keputusan jual nanti punya patokan.
- Pilih satu penyedia resmi, yaitu butik Logam Mulia, Pegadaian, atau aplikasi yang terdaftar di Bappebti, lalu siapkan KTP untuk verifikasi data.
- Cek harga beli dan buyback hari itu di situs resmi Logam Mulia, lalu hitung spread-nya sebelum membayar.
- Beli rutin dengan nominal tetap setiap tanggal gajian. Cara dollar cost averaging ini menjawab soal kapan waktu terbaik membeli: tidak ada yang bisa menebak harga harian.
- Simpan sertifikat dan nota untuk batangan, atau bukti transaksi untuk saldo digital. Untuk Tabungan Emas Pegadaian, sisakan saldo minimal 0,01 gram agar rekening tetap aktif.
Yang sering gagal ada di langkah 4. Banyak pemula berhenti membeli saat harga naik, padahal pembelian rutin membantu meratakan harga beli karena kamu tidak memilih-milih waktu, meski tidak menjamin untung.
Pahami Pajak dan Zakat Emas
Kabar baik untuk pembeli: Pasal 5 ayat (1) PMK 48/2023 menetapkan pengusaha emas tidak memungut PPh 22 saat menjual emas batangan kepada konsumen akhir. Lalu, PMK 52/2025 yang berlaku 1 Agustus 2025 menambah pengecualian untuk penjualan ke bank bulion berizin OJK.
Meski begitu, sebagian rekap harga harian masih mencantumkan kolom harga plus PPh 0,25%, yaitu Rp2.586.450 untuk 1 gram. Karena itu, cek rincian nota saat membayar.
Saat menjual ke bank bulion berizin OJK, PMK 51/2025 mengenakan PPh 22 sebesar 0,25% bila transaksi di atas Rp10 juta. Untuk buyback di atas Rp10 juta, butik Antam dapat memotong PPh 22 dari nilai transaksi, jadi tanyakan tarif dan rinciannya sebelum menjual.
Soal zakat, BAZNAS menetapkan nisab emas 85 gram dengan tarif 2,5% setelah tersimpan satu tahun (haul). Nilainya mengacu pada harga buyback Antam.
Dengan buyback hari ini, nisab 85 gram setara Rp202.810.000, sehingga zakatnya Rp5.070.250 (hitungan redaksi). Jangan tertukar dengan nisab zakat penghasilan 2026 sebesar Rp91.681.728 per tahun, yang memakai acuan berbeda.
Jual Saat Tujuan Tercapai
Waktu jual terbaik adalah saat target dari langkah pertama tercapai, bukan saat berita harga turun ramai sehari. Sebaliknya, menjual kurang dari setahun setelah membeli sering hanya menutup spread.
Tapi, bukankah deposito lebih aman? Deposito memberi bunga dengan tarif yang disepakati sejak awal tenor, sedangkan emas tidak memberi bunga dan harganya bisa turun.
Karena itu, saya menaruh dana darurat di tabungan atau deposito, lalu memakai emas untuk target di atas tiga tahun. Emas cenderung menjaga nilai dalam jangka panjang, tetapi harganya bisa turun dan tidak menggantikan dana darurat.
Hari ini, buka situs Logam Mulia, catat harga beli dan buyback 1 gram, lalu hitung spread-nya sendiri sebelum menaruh rupiah pertama.




