Cara Bayar Pajak Motor Online Lewat SIGNAL, 10 Menit dari HP

Deretan sepeda motor terparkir rapi di area parkir
Pajak tahunan motor kini bisa dibayar dari HP tanpa antre di Samsat. Foto: rdc/Wikimedia Commons (CC0)

Kastakilat.id – Masa berlaku STNK tinggal hitungan hari, tetapi jadwal ke Samsat tak kunjung ketemu? Pajak tahunan motor bisa dibayar lewat aplikasi SIGNAL (Samsat Digital Nasional) dari HP, dan bukti pengesahannya terbit langsung di aplikasi.

Kastakilaters cukup waspada pada satu hal yang paling sering bikin gagal: kode bayar harus dilunasi dalam 2 jam. Berikut persiapan dan enam langkahnya.

Yang Perlu Disiapkan

Logo aplikasi SIGNAL Samsat Digital Nasional
Logo aplikasi SIGNAL Samsat Digital Nasional/Foto: samsatdigital.id

Semua dokumen ini biasanya sudah ada di laci. Kumpulkan dulu supaya tidak bolak-balik.

  • e-KTP pemilik motor, karena aplikasi mencocokkan wajah dengan data Dukcapil.
  • STNK, untuk nomor polisi dan 5 digit terakhir nomor rangka.
  • Nomor HP dan email aktif untuk OTP.
  • Saldo mobile banking, dompet digital, atau e-commerce sebesar tagihan PKB plus SWDKLLJ.
  • Motor atas nama anggota keluarga satu KK tetap bisa, maksimal 5 unit per akun.

SIGNAL hanya melayani pajak tahunan. Pajak 5 tahunan yang butuh cek fisik dan ganti pelat tetap harus diurus di Samsat.

Kenali juga dua istilah di tagihan. PKB adalah pajak kendaraan bermotor untuk kas provinsi, sedangkan SWDKLLJ adalah iuran wajib Jasa Raharja untuk santunan kecelakaan.

Keduanya dibayar sekaligus dalam satu kode bayar. Total prosesnya sekitar 10 menit untuk pengguna baru, atau 3 menit bila akun sudah ada.

Langkah 1–2: Daftar Akun dan Motor

Unduh SIGNAL di Play Store atau App Store. Panduan resminya tersedia di tutorial samsatdigital.id.

Isi NIK, nama, email, dan nomor HP, lalu masukkan OTP. Setelah itu, foto KTP dan lakukan swafoto untuk pencocokan wajah dengan data KTP elektronik.

Yang sering salah: swafoto memakai kacamata atau di ruangan gelap, sehingga verifikasi gagal berkali-kali. Cari cahaya dari depan, lepas kacamata, dan jangan tersenyum lebar.

Baca Juga:  5 Motor Listrik Terbaik 2026, Menunggu Insentif Rp3 Juta

Berikutnya, buka menu tambah kendaraan. Masukkan nomor polisi dan 5 digit terakhir nomor rangka.

Untuk motor milik keluarga satu KK, masukkan NIK pemilik sesuai STNK dan unggah KTP-nya. Bila data tidak muncul, cek lagi nomor rangka, karena huruf O dan angka 0 sering tertukar.

Data motor tersimpan permanen di akun, jadi tahun depan langkah ini tidak perlu diulang. Hapus motor yang sudah dijual supaya tidak salah pilih.

Langkah 3–4: Cek Tagihan dan TBPKP

Tekan Pendaftaran Pengesahan STNK, pilih nomor polisi, lalu klik Lanjut. Aplikasi menampilkan tagihan PKB dan SWDKLLJ yang harus dibayar.

Bandingkan angkanya dengan lembar TBPKP tahun lalu. Lonjakan besar biasanya berasal dari denda, atau dari komponen opsen pajak yang kini ikut tercantum di rincian.

Menurut redaksi, inilah nilai terbesar SIGNAL. Angka pastinya terlihat sebelum kamu memutuskan bayar, tanpa calo dan tanpa “biaya lain-lain”.

Selanjutnya, geser tombol kirim dokumen TBPKP bila ingin lembar fisiknya dikirim Pos. Alamat tujuannya boleh berbeda dari alamat di STNK.

Cukup versi digital? Lewati saja. Lembar fisik tetap berguna untuk motor yang sering dipakai ke luar kota, sebagai cadangan saat HP mati.

Langkah 5–6: Kode Bayar dan Bukti

Tampilan detail transaksi dan kode bayar di aplikasi SIGNAL
Tampilan kode bayar di aplikasi SIGNAL/Foto: samsatdigital.id

Klik lanjut proses pembayaran, lalu kode bayar muncul bersama total tagihan. Bayar lewat mobile banking, ATM, dompet digital, atau e-commerce.

Kode hangus setelah 2 jam. Bila terlewat, kamu harus mengulang dari langkah 3.

Khusus pelat AB, Samsat Sleman meminta pengguna menghindari jam tutup laporan harian. Jadwalnya Senin–Kamis pukul 13.00–14.30 WIB, serta Jumat–Sabtu pukul 11.30–13.00 WIB.

Bayar pagi atau sore saja supaya transaksi tidak menggantung.

Setelah pembayaran masuk, menu e-Pengesahan muncul otomatis. Buka e-TBPKP, pilih tahunnya, lalu simpan tangkapan layarnya di galeri.

Baca Juga:  5 Mobil LCGC Termurah 2026, Harga OTR Mulai Rp141 Juta

Bila memilih kirim fisik, nomor resi Pos tampil di aplikasi dan bisa dilacak. Urusanmu beres bila e-Pengesahan tampil, e-TBPKP tersimpan offline, dan jatuh tempo tahun depan sudah masuk kalender.

Keabsahan Bukti Tanpa ke Samsat

e-Pengesahan dan e-TBPKP sah. Keduanya bisa dicetak sendiri dan berlaku sebagai bukti pelunasan pajak serta pengesahan STNK tahunan.

Lebih tenang dengan stempel di STNK? Pengesahan di loket Samsat DIY bisa diwakilkan tanpa surat kuasa.

Cukup bawa STNK, KTP, dan bukti bayar dari aplikasi.

Pajak Telat Masih Bisa Dibayar

Bisa, selama masih masuk kategori pajak tahunan. Patokan Samsat DIY, masa berlaku STNK minimal tersisa 2 bulan dari tanggal pembayaran.

Lewat dari itu, urusannya pindah ke loket Samsat. Denda keterlambatan, bila ada, langsung tampil di rincian sebelum kode bayar dibuat.

Karena itu, coba SIGNAL dulu sebelum ke Samsat. Bila aplikasi menolak karena telat terlalu lama, kamu tahu pasti harus ke loket.

Kesalahan Umum Bayar Pajak Online

  • Membuat kode bayar malam hari, lalu baru membayar besok pagi saat kodenya sudah hangus.
  • Mendaftarkan motor kakak yang beda KK, padahal sistem hanya menerima keluarga satu KK.
  • Mencoba bayar pajak 5 tahunan lewat SIGNAL, padahal wajib cek fisik.
  • Membayar pelat AB tepat di jam tutup laporan harian.
  • Tidak menyimpan e-TBPKP offline, lalu panik saat razia dan sinyal jelek.

SIGNAL tidak mengirim notifikasi ke semua pengguna secara merata. Pasang sendiri pengingat di HP dua minggu sebelum jatuh tempo tahun depan.

Daftar akunnya malam ini saja, supaya besok pagi tinggal tiga klik sampai kode bayar terbit.

Runia
Ditulis oleh

Runia

Perempuan asli Gamping, Sleman. Menulis dengan sepenuh hati berdasarkan data dan informasi akurat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *