Biaya Admin Shopee vs Tokopedia vs TikTok Shop 2026

Kastakilat.id – Sampai pertengahan Mei 2026, komisi dinamis TikTok Shop dan Tokopedia masih dibatasi Rp40.000 per barang. Kini batasnya Rp60.000 sejak 16 September, setelah sempat melonjak ke Rp650.000, sementara Shopee mulai menarik biaya admin dari semua penjual Non-Star sejak 1 Agustus.

Karena itu, Kastakilaters yang berjualan di dua atau tiga marketplace perlu menghitung ulang margin. Berikut rincian potongan resmi tiap platform, lalu simulasi satu kaos seharga Rp150.000.

Bacaan Lainnya

Ringkasan Potongan Tiga Platform

Tokopedia dan TikTok Shop kini memakai satu tabel tarif yang sama, karena kedua toko sudah terintegrasi. Jadi, perbandingan sebenarnya hanya dua kubu: Shopee lawan Tokopedia–TikTok Shop.

Komponen Shopee (Non-Star/Star) Tokopedia & TikTok Shop
Potongan utama Admin 2,5–10% per kategori Komisi platform per kategori
Komisi wajib kedua Tidak ada Komisi dinamis 3–8%, maks Rp60.000/barang
Ongkos per pesanan Rp1.250 Rp1.250
Program ongkir Gratis Ongkir XTRA 1–8%, opsional Sudah termasuk komisi dinamis
Batas maksimal biaya utama Tidak ada Tidak ada
Ringkasan biaya wajib dan opsional per 30 September 2026.

Perbedaan terbesarnya ada di baris kedua. Di Shopee, program gratis ongkir bersifat opsional, sedangkan komisi dinamis Tokopedia–TikTok Shop berlaku untuk semua pesanan yang terkirim.

Rincian Biaya Admin Shopee

Shopee memotong biaya admin 10%, 9,5%, 9%, 8,25%, 6,75%, 6,5%, 5,25%, 4,25%, atau 2,5%, tergantung kategori produk. Angka 10% itu sudah 20% lebih rendah dari tarif dasar 12,5%.

Contohnya, kaos, kemeja, dan atasan pria maupun wanita masuk tarif 8,25%. Sementara itu, perhiasan logam mulia hanya 4,25%.

Tarif ini berlaku sama untuk penjual Non-Star, Star, dan Star+. Sebaliknya, Shopee Mall membayar 2,5–11,7% ditambah biaya pembayaran 1,8% dengan batas Rp50.000 per barang.

Baca Juga:  Persiapan Harbolnas 2026 untuk Seller, Mulai dari Mana?

Di luar itu, Shopee menarik biaya proses pesanan Rp1.250 per pesanan selesai. Penjual yang mengunggah produk pertama sebelum 1 Agustus 2026 masih bebas biaya ini untuk 50 pesanan pertama.

Namun, penjual baru sejak 1 Agustus 2026 langsung membayar admin dan biaya proses sejak pesanan pertama. Selain itu, program opsional seperti Promo XTRA menambah 4,5% dengan batas Rp60.000 per barang.

Komisi Tokopedia dan TikTok Shop

Tokopedia dan TikTok Shop menarik dua komisi sekaligus. Pertama, komisi platform per kategori yang berlaku sejak 18 Mei 2026.

Untuk atasan pria, komisi platform penjual non-Mall sebesar 9,25%, sedangkan penjual Mall membayar 10,95%. Tarif ini bisa turun sampai 4,72% bila penjual ikut program Growth Xtra dan membelanjakan iklan GMV Max minimal 3% dari omzet.

Kedua, komisi dinamis 3–8% sesuai kategori. Misalnya, pakaian pria dan wanita kena 8%, sedangkan telepon dan elektronik hanya 3%.

Komisi dinamis ini membiayai manfaat promosi dasar, termasuk gratis ongkir dan cashback. Meski begitu, platform tetap menariknya walaupun pembeli meretur barang yang sudah terkirim.

Terakhir, ada biaya pemrosesan order Rp1.250 per pesanan terkirim. Seller baru bebas biaya ini untuk 50 pesanan pertama, dan platform mengembalikannya di akhir bulan.

Simulasi Kaos Rp150 Ribu

Tangan menempelkan label pengiriman pada kardus paket dengan lakban
Menempel label pada paket kiriman/Foto: Meanwell Packaging/Wikimedia Commons (CC BY 2.0)

Simulasi redaksi berikut memakai kaos pria Rp150.000 tanpa diskon penjual, dengan satu barang per pesanan.

Skenario Total potongan Persen dari harga
Shopee, tanpa program opsional Rp13.625 9,1%
Shopee + Gratis Ongkir XTRA tarif tertinggi 8% Rp25.625 17,1%
Tokopedia–TikTok Shop, tarif standar Rp27.125 18,1%
Tokopedia–TikTok Shop, diskon GMV Max + Growth Xtra Rp20.330 13,6%
Hitungan redaksi untuk kaos pria Rp150.000, kategori atasan, penjual non-Mall.

Sekilas, Shopee tanpa program opsional paling murah. Namun, toko itu tidak ikut subsidi gratis ongkir, sedangkan komisi dinamis Tokopedia–TikTok Shop sudah mencakup manfaat itu.

Baca Juga:  Cara Membuat PT Perorangan 2026, Biaya dan Syaratnya

Skenario diskon Tokopedia–TikTok Shop juga punya ongkos tersembunyi. Syarat iklan 3% berarti sekitar Rp4.500 untuk kaos ini, sehingga potongan efektifnya kembali ke kisaran 16,6%.

Untuk barang mahal, hitungannya berbeda. Batas Rp60.000 membuat komisi dinamis ponsel Rp5 juta berhenti di Rp60.000, bukan Rp150.000.

Cara Menekan Potongan Marketplace

Pertama, cek kategori produk sampai level terkecil, karena selisih antarsubkategori bisa lebih dari 5 poin persen. Misalnya, kaos kaki di Shopee kena 10%, sementara kaos biasa 8,25%.

Kedua, naikkan jumlah barang per pesanan lewat bundel. Biaya Rp1.250 berlaku per pesanan, sehingga bundel tiga barang memangkas beban per barang menjadi sekitar Rp417.

Ketiga, hitung harga jual dari potongan terbesar, bukan terkecil. Jadi, bila kamu berjualan di dua platform, pakai persentase Tokopedia–TikTok Shop sebagai patokan margin.

Terakhir, unduh laporan penghasilan tiap bulan. Shopee menampilkan rinciannya di Seller Centre, sedangkan Tokopedia–TikTok Shop memotongnya langsung dari penyelesaian pesanan.

Pilih Platform Sesuai Produk

Produk murah dengan margin tipis biasanya lebih aman di Shopee tanpa program opsional. Sebaliknya, produk yang mengandalkan video dan siaran langsung cocok di TikTok Shop, meski potongannya lebih besar.

Barang bernilai tinggi seperti elektronik justru diuntungkan batas komisi dinamis Rp60.000. Selain itu, tarif komisi dinamis kategori elektronik hanya 3%.

Tarif ketiga platform berubah beberapa kali sepanjang 2026, dan Menteri UMKM sempat menentang kenaikan sepihak pada Mei. Karena itu, cek ulang halaman edukasi penjual Shopee dan Tokopedia sebelum mengubah harga.

Produkmu masuk kategori apa, dan di platform mana potongannya paling kecil setelah kamu hitung ulang hari ini?

Runia
Ditulis oleh

Runia

Perempuan asli Gamping, Sleman. Menulis dengan sepenuh hati berdasarkan data dan informasi akurat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar