Kastakilat.id – Lenovo resmi memperkenalkan Lenovo Googlebook 15 pada 28 September 2026 sebagai laptop Googlebook pertama dari perusahaan tersebut. Laptop ini membawa layar OLED 15,3 inci, bobot mulai 1,29 kg, prosesor Intel Core Ultra 5, serta berbagai fitur AI dan integrasi dengan perangkat Android. Menariknya, ukuran layarnya cukup besar untuk laptop kelas 15 inci, tetapi bobotnya tetap di bawah 3 lbs.
Karena itu, Lenovo Googlebook 15 menyasar pengguna yang menginginkan layar luas tanpa harus membawa laptop besar dan berat. Namun, calon pembeli di Indonesia perlu mencermati satu hal. Harga dan ketersediaan regionalnya belum sama dengan harga resmi di Amerika Serikat, sehingga angka dolar sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai harga jual Indonesia.
Spesifikasi Lenovo Googlebook 15

Berikut spesifikasi utama Lenovo Googlebook 15 berdasarkan informasi resmi Lenovo per 30 September 2026. Beberapa komponen tersedia dalam lebih dari satu konfigurasi.
| Spesifikasi | Lenovo Googlebook 15 |
|---|---|
| Layar | 15,3 inci OLED |
| Resolusi | 2880 × 1800 (2.8K) |
| Refresh rate | 120Hz |
| Aspect ratio | 16:10 |
| Touchscreen | Ya |
| Kecerahan | 500 nits |
| Color gamut | 100% DCI-P3 |
| Prosesor | Intel Core Ultra 5 325 |
| RAM | 16GB / 32GB LPDDR5x |
| Storage | SSD 256GB / 512GB |
| Sistem operasi | Googlebook OS |
| Grafis | Integrated Graphics |
| Baterai | 70Wh |
| Daya tahan | Hingga 12,5 jam |
| Kamera | 5MP RGB + dual microphone |
| Privacy | Physical camera shutter |
| Audio | 4 speaker, Dolby Atmos |
| Port | 2× Thunderbolt 4, 1× USB-A, HDMI 2.0, audio combo jack |
| Konektivitas | Wi-Fi 7, Bluetooth 6.0 |
| Keamanan | Fingerprint reader + facial authentication |
| Bobot | Mulai 1,29 kg |
| Ketebalan | 15,9 mm |
Layar OLED 2.8K 120Hz
Bagian yang paling menonjol adalah layar OLED 15,3 inci dengan resolusi 2880 × 1800. Panel ini menggunakan rasio 16:10, refresh rate hingga 120Hz, kecerahan 500 nits, dan cakupan warna 100% DCI-P3. Layar tersebut juga mendukung sentuhan. Untuk pengguna yang banyak bekerja dengan dokumen, browser, presentasi, desain ringan, atau konsumsi konten, ukuran 15,3 inci memberikan ruang kerja lebih luas dibanding laptop 13 atau 14 inci.
Prosesor Intel Core Ultra 5 325
Lenovo Googlebook 15 menggunakan Intel Core Ultra 5 325. Lenovo menyebut perangkat ini dapat menghasilkan hingga 47 TOPS untuk mendukung kemampuan AI pada perangkat. Konfigurasi memorinya tersedia hingga 32GB LPDDR5x dan penyimpanan hingga 512GB SSD. Namun, konfigurasi yang tersedia dapat berbeda menurut pasar dan SKU.
Googlebook OS dan Fitur AI
Laptop ini tidak menggunakan Windows. Lenovo Googlebook 15 menjalankan Googlebook OS, sistem yang dirancang Lenovo dan Google untuk perangkat Googlebook. Lenovo juga menempatkan Gemini Intelligence sebagai bagian dari pengalaman perangkat. Beberapa fitur yang diperkenalkan mencakup Magic Pointer dan Rambler untuk membantu aktivitas seperti membuat konten, mengatur informasi, dan mengubah ucapan menjadi teks. Ketersediaan fitur AI dapat berbeda berdasarkan negara, bahasa, usia pengguna, serta koneksi internet.
Googlebook 15 juga dirancang untuk terhubung dengan ponsel Android melalui fitur seperti Continue on Googlebook, akses file, dan Cast my Apps. Lenovo menyebut dukungan tersebut membutuhkan perangkat Android yang kompatibel dan proses pengaturan terlebih dahulu.
Port dan Konektivitas
Untuk laptop yang relatif tipis, pilihan port Googlebook 15 cukup lengkap. Di dalamnya terdapat dua Thunderbolt 4, satu USB-A, HDMI 2.0, serta audio combo jack. Laptop ini juga mendukung Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6.0 berdasarkan spesifikasi peluncuran Lenovo.
Artinya, pengguna tidak harus langsung bergantung pada dongle untuk kebutuhan koneksi dasar seperti layar eksternal, perangkat USB, atau headphone.
Kamera dan Keamanan
Kamera menggunakan sensor 5MP RGB dengan dual microphone dan dilengkapi physical shutter. Fitur tersebut memungkinkan kamera ditutup secara fisik ketika tidak digunakan. Untuk keamanan, Lenovo Googlebook 15 memiliki pembaca sidik jari serta autentikasi wajah. Lenovo juga menyertakan chip keamanan untuk perlindungan perangkat.
Baterai dan Bobot
Lenovo Googlebook 15 membawa baterai 70Wh dengan klaim daya tahan hingga 12,5 jam. Angka tersebut merupakan klaim pengujian Lenovo dan hasil penggunaan nyata dapat berbeda tergantung aplikasi, tingkat kecerahan, koneksi, dan pola pemakaian. Salah satu daya tarik lainnya adalah bobot mulai 1,29 kg. Dengan layar 15,3 inci, angka tersebut membuat laptop ini relatif ringan untuk pengguna yang mengutamakan mobilitas.
Harga dan Ketersediaan Lenovo Googlebook 15

Harga Lenovo Googlebook 15 bergantung pada tanggal dan pasar. Saat peluncuran pada 28 September 2026, Lenovo menyebut harga mulai perangkat ini adalah US$1.099,99 dengan ketersediaan di Amerika Serikat mulai 4 Oktober 2026.
Namun, halaman produk Lenovo US yang terpantau pada 30 September 2026 menampilkan US$1.149,99 untuk Googlebook 15 yang dapat dikonfigurasi. Salah satu listing tersebut menunjukkan konfigurasi Intel Core Ultra 5 325, RAM 16GB LPDDR5X, dan SSD 512GB. Jika menggunakan kurs sekitar Rp17.972 per US$1 pada 29 September 2026, harga US$1.149,99 setara sekitar Rp20,67 juta. Ini hanya konversi kurs dan bukan harga resmi Lenovo Indonesia.
Harga akhir di Indonesia dapat berbeda setelah memperhitungkan pajak, distribusi, garansi, dan biaya lainnya. Untuk Indonesia, status ketersediaan juga penting. Sampai pembaruan artikel ini pada 30 September 2026, belum ada harga resmi Indonesia yang dapat dijadikan patokan. Karena itu, calon pembeli sebaiknya tidak menggunakan hasil konversi dolar sebagai estimasi harga toko Indonesia secara langsung.
Lenovo Googlebook 15 Cocok untuk Siapa?

Lenovo Googlebook 15 paling relevan untuk calon pembeli yang mencari kombinasi layar besar, bodi ringan, fitur AI, dan ekosistem Google. Laptop ini menarik untuk pekerja profesional yang sering berpindah tempat tetapi tetap membutuhkan layar luas untuk multitasking. Bobot mulai 1,29 kg membuatnya lebih mudah dibawa dibanding banyak laptop 15 inci konvensional.
Perangkat ini juga dapat dipertimbangkan oleh pengguna yang sudah banyak menggunakan layanan Google dan memiliki ponsel Android yang kompatibel. Integrasi antarkedua perangkat menjadi salah satu pembeda utama Googlebook 15 dibanding laptop biasa. Untuk kreator, layar OLED 2.8K dengan 100% DCI-P3 juga menjadi salah satu fitur yang patut diperhatikan. Namun, calon pembeli tetap perlu melihat kebutuhan aplikasinya. Jika pekerjaan utama membutuhkan software Windows tertentu, kompatibilitas aplikasi harus diperiksa terlebih dahulu sebelum membeli.
Begitu pula untuk gamer atau pengguna aplikasi profesional yang membutuhkan GPU khusus. Googlebook 15 menggunakan integrated graphics, sehingga perangkat ini lebih diarahkan pada produktivitas, kreativitas ringan, AI, dan penggunaan sehari-hari daripada laptop gaming atau workstation. Jadi, sebelum membeli Lenovo Googlebook 15, jangan hanya melihat harga dan jumlah RAM. Perhatikan juga sistem operasi, kompatibilitas aplikasi, konfigurasi yang tersedia di negara tempat membeli, garansi, dan harga akhirnya.
Untuk calon pembeli di Indonesia, status region menjadi salah satu pertimbangan utama. Harga US$1.149,99 yang terlihat di Lenovo US belum bisa dianggap sebagai harga resmi Indonesia, sementara harga mulai US$1.099,99 merupakan harga awal yang diumumkan Lenovo saat peluncuran. Keduanya perlu mencantumkan timestamp karena harga dan konfigurasi dapat berubah.
Spesifikasi dan harga perangkat baru bisa berubah setelah resmi tersedia di berbagai region. Sebelum membeli gadget atau laptop terbaru, ikuti update teknologi, AI, dan tren digital lainnya hanya di kastakilat.id.



