Kastakilat.id – Jadwal film bioskop November 2026 dibuka Godzilla Minus Zero pada 4 November, lalu empat film Indonesia pada 5 November. Namun, per 22 Oktober, Cinema 21 dan CGV belum memasang tanggal November untuk lebih dari 20 judul, jadi semuanya masih perkiraan.
Kastakilaters, tabel ini memisahkan tanggal yang sudah bioskop kunci dari tanggal yang baru media kabarkan. Selain itu, label usia berasal dari daftar Coming Soon CGV, sehingga kamu bisa menyaring tontonan keluarga sejak awal.
Tabel Film November 2026 dan Statusnya
| Tanggal | Judul | Genre | Usia | Status |
|---|---|---|---|---|
| 4 Nov | Godzilla Minus Zero | Fiksi ilmiah, aksi | Belum ada | Perkiraan |
| 5 Nov | GJLS: Berapi-Api | Komedi | Belum ada | Presale C21 |
| 5 Nov | Gak Ada Matinya | Komedi | Belum ada | Perkiraan |
| 5 Nov | Putri, Jangan Gentayangan Lagi | Drama | 13+ | Perkiraan |
| 5 Nov | Rambut Sewu: Satu Langkah Getih | Horor | 17+ | Perkiraan |
| 12 Nov | Dewi Siluman Ular | Horor | Belum ada | Perkiraan |
| 18 Nov | The Hunger Games: Sunrise on the Reaping | Aksi, fantasi | Belum ada | Perkiraan, tanggal bentrok |
| 19 Nov | Hamka: Awal Mula (Vol 3) | Drama | Belum ada | Perkiraan |
Semua judul di tabel sudah masuk halaman Upcoming Cinema 21, namun halaman detailnya belum memuat tanggal rilis.
Bahkan halaman CGV untuk Gak Ada Matinya masih menulis belum ada jadwal.
Jadi, status “presale” hanya untuk GJLS: Berapi-Api, karena Cinema 21 sudah membuka penjualan tiket awal. Sementara itu, judul lain hanya muncul di daftar IDN Times dan Cinetrack, dan tanggalnya masih bisa bergeser sepekan.
Klasifikasi Usia LSF untuk Tontonan Keluarga
Lembaga Sensor Film membagi film ke empat golongan: Semua Umur (SU), 13+, 17+, dan 21+. Menurut buku panduan LSF 2025, setiap film yang beredar wajib mencantumkan label itu.
Untuk November, baru dua film Indonesia yang berlabel di CGV: Putri, Jangan Gentayangan Lagi mendapat 13+, sedangkan Rambut Sewu mendapat 17+. Artinya, anak SD belum punya pilihan film Indonesia yang aman per tanggal cek ini.
Label film lain biasanya baru muncul setelah sensor selesai, sering kali beberapa hari sebelum tayang. Jadi, bila mengajak anak, cek label di aplikasi bioskop saat memesan, bukan dari daftar media.
Film Indonesia November yang Menonjol
Pekan pertama paling padat karena empat film lokal kabarnya tayang bersamaan pada Kamis, 5 November. Berikut ringkasan yang paling layak masuk daftar, berdasarkan detail di Cinema 21.
Gak Ada Matinya

Etienne Caesar menggarap komedi ini bersama Oki Rengga, Mikha Tambayong, Fedi Nuril, dan Mathias Muchus. Ceritanya tentang Binsar, yang terlilit cicilan KPR lalu mendapati ayahnya yang ia kira wafat ternyata mati suri.
Pilih ini bila kamu suka komedi keluarga yang pahit. Sebaliknya, lewati dulu bila mencari tawa ringan tanpa tema kematian.
GJLS: Berapi-Api
Monty Tiwa menyutradarai komedi 110 menit ini untuk trio GJLS, yakni Rigen Rakelna, Hifdzi Khoir, dan Ananta Rispo. Ketiganya ingin jadi pemadam kebakaran, tetapi malah terseret misi melawan sindikat.
CGV mencantumkannya di program festival JFW 2026 dengan label 13+, tetapi label untuk rilis reguler belum tampil. Karena presale sudah berjalan, judul ini paling mungkin tayang sesuai kabar.
Rambut Sewu dan Dewi Siluman Ular
Penggemar horor punya dua pilihan utama yang layak ditonton.
Rambut Sewu: Satu Langkah Getih karya Hanny R Saputra berdurasi 105 menit, dengan Wavi Zihan dan Donny Alamsyah sebagai pemain. Tokohnya pindah ke rumah tua di desa, lalu arwah berambut panjang mulai menerornya.
Sepekan kemudian, Dewi Siluman Ular dari Starvision kabarnya tayang 12 November, dengan Azhar Kinoi Lubis sebagai sutradara dan Upi sebagai salah satu penulis. Derby Romero dan Anya Geraldine memerankan kisah pria berutang yang menikahi jin siluman ular.
Selain itu, Cinetrack mendaftar Hamka: Awal Mula (Vol 3) pada 19 November dan lima film lokal pada 26 November, termasuk Sundel Bolong Desa Wingit. Detail judul-judul itu belum lengkap di Cinema 21.
Film Internasional di Bioskop Indonesia

Godzilla Minus Zero adalah lanjutan Godzilla Minus One karya Takashi Yamazaki dari Toho, dengan durasi 135 menit. Menurut CNN Indonesia, film ini tayang di Indonesia 4 November, sehari setelah rilis Jepang, dan Cinema 21 juga mendaftar versi IMAX 2D.
Kisahnya berlatar dua tahun setelah serangan Godzilla, saat ancaman baru muncul. Pilih IMAX bila kamu menonton demi skala dan suara; sebaliknya, layar reguler cukup bila fokusmu cerita.
Lalu ada The Hunger Games: Sunrise on the Reaping garapan Francis Lawrence, dengan Ralph Fiennes dan Elle Fanning. Tanggalnya masih bentrok: daftar lokal menulis Rabu, 18 November, sedangkan Box Office Mojo mencatat rilis Amerika 20 November.
Perlu dicatat juga, beberapa daftar menyebut Gremlins 3 dan Frozen III di November. Faktanya, Warner Bros mengundur Gremlins 3 ke Oktober 2028, sementara Frozen III dijadwalkan akhir 2027.
Beli Tiket Hari Pertama atau Menunggu

Menurut kami, hari pertama hanya layak dikejar untuk dua judul.
Pertama, Godzilla Minus Zero versi IMAX, karena jumlah studionya terbatas. Kedua, GJLS: Berapi-Api, yang penjualan tiket awalnya sudah berjalan.
Untuk film lain, menunggu dua sampai tiga hari biasanya tidak merugikan, bahkan kamu bisa melihat label usia resmi lebih dulu. Panduan memesan lewat aplikasi ada di cara beli tiket bioskop online.
Film Oktober yang Masih Bisa Dikejar
Satu-satunya tanggal yang sudah dikunci jaringan bioskop justru milik film Oktober. CGV memasang jadwal Laut Bercerita mulai 29 Oktober dengan label 17+.
Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo membintangi adaptasi novel Leila S. Chudori ini. Karena baru rilis 29 Oktober, film ini kemungkinan masih tayang pada pekan pertama November.
Judul Oktober lainnya bisa kamu cek di daftar film Indonesia Oktober 2026.
Tanggal yang Perlu Dicek Ulang
Tiga hal paling rawan berubah adalah tanggal Hunger Games, label usia film lokal, dan jadwal 26 November yang padat. Cek ulang aplikasi Cinema 21 atau CGV sehari sebelum berangkat, terutama bila kamu menonton bersama anak.





