Per 24 Oktober 2026, film Indonesia terlaris 2026 adalah Danur: the Last Chapter dengan 3.619.565 penonton, menurut data filmindonesia.or.id. Ghost in the Cell menyusul dengan 3.376.865 penonton, lalu Jangan Buang Ibu dengan 3.369.517. Karena selisih posisi dua dan tiga hanya 7.348 penonton, kamu perlu memantau pembaruan data berikutnya.
Daftar ini memakai satu ukuran saja, yaitu jumlah penonton bioskop untuk film yang beredar pada 2026. Jadi, ulasan kritikus dan jumlah tontonan di layanan streaming tidak masuk hitungan.
Peringkat 15 Film Indonesia Terlaris 2026

Menurut hitungan Kastakilat.id dari data filmindonesia.or.id, ke-15 film teratas mengumpulkan 30.353.100 penonton. Sementara itu, sepuluh besar saja sudah menyumbang 24.191.646 penonton.
# Film Penonton Genre Edar 1 Danur: the Last Chapter 3.619.565 Horor 18/3 2 Ghost in the Cell 3.376.865 Komedi-horor 16/4 3 Jangan Buang Ibu 3.369.517 Drama 25/6 4 Tunggu Aku Sukses Nanti 3.008.375 Drama 18/3 5 Alas Roban 2.426.719 Horor 15/1 6 Sekawan Limo 2: Gunung Klawih 2.126.334 Komedi-horor 27/5 7 Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya? 1.667.159 Drama 9/4 8 Tumbal Proyek 1.656.041 Horor 13/5 9 Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa 1.530.071 Horor 18/3 10 Na Willa 1.411.000 Drama 18/3 11 Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu 1.273.329 Drama 24/9 12 Agensi Rumah Tangga 1.261.209 Komedi-drama 10/9 13 Kuyank: Saranjana the prequel 1.225.998 Horor 29/1 14 Tiba-tiba Setan 1.223.717 Komedi-horor 16/4 15 Senin Harga Naik 1.177.201 Komedi-drama 18/3
Selain angka penonton, tabel di atas juga memuat genre dan tanggal edar dari halaman katalog tiap film. Dengan begitu, pola genre dan musim rilis bisa langsung terlihat.
Horor Masih Menguasai Kursi Bioskop

Delapan dari 15 judul teratas bergenre horor atau komedi-horor. Berdasarkan hitungan Kastakilat.id dari tabel di atas, gabungan penontonnya mencapai 17.185.310 orang, atau sekitar 57 persen dari total 15 besar.
Namun, horor tahun ini tidak selalu tampil seram murni. Ghost in the Cell, Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, dan Tiba-tiba Setan memadukan rasa takut dengan lelucon, sehingga ketiganya meraup 6.726.916 penonton.
Ghost in the Cell bahkan membawa modal festival, sebab film ini tayang perdana di Berlinale 2026 menurut laman program festival tersebut. Sementara itu, Danur: the Last Chapter menutup waralaba horor MD Pictures yang sudah punya basis penonton setia.
Di sisi lain, drama keluarga ternyata membuntuti ketat. Lima judul drama, dengan Jangan Buang Ibu dan Tunggu Aku Sukses Nanti di barisan depan, mengumpulkan 10.729.380 penonton. Menurut kami, kisah ibu dan ayah kini sama lakunya dengan cerita hantu, setidaknya di layar lebar tahun ini.
Rilis Menjelang Lebaran Mendongkrak Peringkat
Lima judul di 15 besar tercatat edar pada hari yang sama, 18 Maret 2026, menurut katalog filmindonesia.or.id. Kelimanya adalah Danur: the Last Chapter, Tunggu Aku Sukses Nanti, Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Na Willa, dan Senin Harga Naik.
Tanggal itu jatuh beberapa hari sebelum Idulfitri, ketika libur panjang memberi keluarga waktu ke bioskop. Akibatnya, kelima film tersebut mengumpulkan 10.746.212 penonton, atau lebih dari sepertiga total 15 besar menurut hitungan Kastakilat.id.
Artinya, musim Lebaran memang padat persaingan, tetapi pasarnya cukup besar untuk menampung beberapa film laris sekaligus. Sebaliknya, film di luar musim libur harus bekerja lebih keras. Alas Roban, misalnya, sudah edar sejak 15 Januari 2026 dan tetap menembus posisi lima dengan 2.426.719 penonton.
Kenapa Angka Penonton Bisa Berbeda
Angka di berita sering tidak sama dengan tabel di atas. Penyebab utamanya, rumah produksi biasanya mengumumkan capaian harian lewat akun resmi, sedangkan filmindonesia.or.id memperbarui data tahun berjalan setiap minggu.
Menurut catatan di halaman datanya, sumber angka situs itu adalah Cinema 21, CGV, Cinepolis, Platinum, produser film, dan sumber tepercaya lain. Selain itu, angka bertanda bintang di sana merupakan perkiraan gabungan dari beberapa sumber.
Jadi, klaim produser yang lebih tinggi beberapa ribu penonton biasanya hanya soal waktu pencatatan. Sebaliknya, selisih ratusan ribu tanpa sumber jelas patut kamu ragukan.
Satu hal lagi, situs itu menyusun peringkat berdasarkan tahun edar film. Karena itu, film yang rilis Desember 2025 lalu masih laku pada Januari 2026 tetap masuk hitungan film 2025.
Film yang Masih Tayang dan Streaming

Dari 15 besar, hanya Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu dan Agensi Rumah Tangga yang masih ada di daftar sedang tayang 21cineplex.com per 24 Oktober 2026. Keduanya rilis September 2026, sehingga angka penontonnya paling mungkin masih bertambah.
Saat ini Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu tercatat 1.273.329 penonton, sedangkan Agensi Rumah Tangga 1.261.209 penonton. Menurut kami, keduanya berpeluang melewati Na Willa (1.411.000) bila masih bertahan di layar beberapa pekan lagi.
Sementara itu, Danur: the Last Chapter sudah pindah ke layar rumah. Film ini mulai tayang di Netflix pada 30 Juli 2026, menurut pengumuman akun Instagram Netflix Indonesia yang dikutip RRI.
Untuk judul lain, kami belum menemukan pengumuman resmi platform streaming per tanggal cek. Oleh karena itu, hindari situs film gratis tanpa izin, sebab tautannya melanggar hak cipta dan sering memuat iklan berbahaya.
Kalau ingin judul yang lebih baru, daftar film Indonesia Oktober 2026 memuat rilis bulan ini, termasuk Bapak Paling Jujur dan Empat Musim Pertiwi.
Masih Jauh dari Rekor Sepanjang Masa
Capaian Danur memang tertinggi sejauh ini, tetapi angkanya baru sekitar sepertiga pemuncak 2025. Menurut filmindonesia.or.id, Agak Laen: Menyala Pantiku! mengumpulkan 11.000.866 penonton, lalu Jumbo dengan 10.218.708.

Kedua film itu kini juga memimpin daftar sepanjang masa di situs yang sama, di atas KKN di Desa Penari dengan 10.061.033 penonton. Bahkan posisi ke-15 daftar itu, Laskar Pelangi (2008), mencatat 4.719.453 penonton.
Dengan kata lain, belum ada film 2026 yang menembus 15 besar sepanjang masa per 24 Oktober 2026. Meski begitu, dua bulan tersisa masih menyimpan rilis baru, seperti yang tercantum di jadwal film bioskop November 2026.
Cek Ini Sebelum Memilih Tontonan
Angka penonton menunjukkan film yang paling banyak penontonnya, bukan film yang paling cocok untukmu. Karena itu, padukan angka dengan tiga pemeriksaan sederhana berikut.
- Klasifikasi usia. Misalnya, Sekawan Limo 2 berlabel 13+ menurut katalog, jadi cek label LSF dulu sebelum mengajak anak.
- Tanggal data. Selalu lihat kapan situs terakhir memperbarui angka, sebab tabel tahun berjalan berubah setiap minggu.
- Jadwal tayang. Buka situs atau aplikasi bioskop resmi, karena film laris pun bisa turun layar lebih cepat dari dugaan.
Angka yang paling perlu dicek ulang pekan depan adalah milik Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu dan Agensi Rumah Tangga. Sebab, hanya dua judul itu dari 15 besar yang masih tayang di bioskop.





