Kastakilat.id – Laga Torino vs Monza ramai dicari karena membuka pekan ke-8 Serie A pada Jumat (23/10/2026) pukul 20.45 waktu Italia atau Sabtu (24/10/2026) pukul 01.45 WIB. Kedua tim datang dengan kemenangan besar, sementara pelatih Monza, Ivan Juric, pulang ke bekas klubnya.
Kedua tim bertemu di Stadio Olimpico Grande Torino dengan selisih hanya tiga poin di klasemen, sehingga hasil laga ini bisa langsung menggeser posisi mereka di papan tengah.
Jadwal Torino vs Monza dan Perangkat Pertandingan
Laman resmi Lega Serie A menempatkan Torino-Monza sebagai laga pertama pekan ke-8. Setelah itu, Cagliari vs Bologna menyusul pada Sabtu (24/10/2026) pukul 20.00 WIB.
Menurut Tuttosport, Marchetti memimpin laga dengan asisten Lo Cicero dan Laghezza. Sementara itu, Massimi bertugas di ruang VAR bersama Camplone. Di Italia, laga ini tayang di DAZN dan Sky Sport.
Bagi penonton di Indonesia, pemegang hak siar Serie A musim 2026/2027 belum bisa kami verifikasi dari pengumuman resmi per 23 Oktober 2026. Karena itu, periksa jadwal di aplikasi layanan streaming yang kamu pakai sebelum begadang.
Posisi Klasemen Sebelum Kick-off
Data klasemen resmi Lega Serie A per 23 Oktober 2026 menunjukkan Torino lebih stabil, meski produktivitas gol Monza justru lebih tinggi.
| Data | Torino | Monza |
|---|---|---|
| Peringkat | 10 | 14 |
| Poin | 10 | 7 |
| Menang-seri-kalah | 3-1-3 | 2-1-4 |
| Gol memasukkan-kemasukan | 10-9 | 13-15 |
| Hasil pekan ke-7 | Parma 0-3 Torino | Monza 4-0 Cagliari |
Torino menang di Parma berkat dua gol Giovanni Simeone dan satu gol Che Adams, menurut Tuttosport. Adapun Monza menghajar Cagliari dengan Gustavo Varela sebagai motor serangan.
Prediksi Susunan Pemain Torino
Susunan pemain resmi baru keluar menjelang kick-off. Karena itu, daftar di bawah masih berupa prediksi Sky Sport Italia dan Tuttosport, yang untuk kubu tuan rumah ternyata identik.
- Torino (3-5-2): Perri; Coco, Ismajli, Comuzzo; Belghali, Vlasic, Mandragora, Braganca, Cacciamani; Adams, Simeone.
- Pelatih: Ignazio Abate.
- Absen: Ricardo Rodriguez, Emirhan Ilkhan, dan Niccolo Fortini karena cedera, menurut Sports Mole.
Menurut Sky Sport Italia, absennya Rodriguez memang membuat pilihan di lini belakang Torino makin sempit.
Prediksi Susunan Pemain Monza

Namun, untuk Monza kedua media berbeda pada tiga nama. Versi Sky Sport Italia memakai Birindelli, Foe Ondoa, dan Cutrone, sedangkan Tuttosport memilih Akinsanmiro, Mangas, dan Mota.
- Monza (3-4-2-1), versi Sky: Tornqvist; Kouadio, Goglichidze, Lucchesi; Birindelli, Foe Ondoa, Folorunsho, Bakoune; Cutrone, Robinson; Varela.
- Versi Tuttosport: Tornqvist; Kouadio, Goglichidze, Lucchesi; Bakoune, Akinsanmiro, Folorunsho, Mangas; Robinson, Mota; Varela.
- Pelatih: Ivan Juric.
- Absen: Jan Ziolkowski dan kapten Matteo Pessina, sedangkan Idrissa Toure masih diragukan, menurut Sports Mole.
Kabar baiknya untuk Juric, bek Lorenzo Lucchesi kembali setelah menjalani skorsing satu laga. Dengan begitu, trio bek Monza kembali lengkap.
Varela Jadi Ancaman Utama Torino
Daftar top skor resmi Lega Serie A per 23 Oktober 2026 mencatat Varela sudah mengoleksi enam gol. Raihan itu hanya kalah satu gol dari Raimondo, pemuncak daftar dengan tujuh gol.
Menurut kami, duel Varela melawan Ismajli dan Comuzzo akan menentukan arah laga. Pasalnya, Torino baru kebobolan sembilan gol, sedangkan Varela menyumbang enam dari 13 gol liga Monza.

Mana Lebih Diunggulkan: Rekor dan Misi Juric
Catatan liga berpihak pada Torino. Menurut Sports Mole, Monza belum pernah mengalahkan Torino dalam enam pertemuan di kasta tertinggi Italia.
Meski begitu, Monza sudah sekali menyingkirkan Torino musim ini lewat Coppa Italia. Tuttosport juga mengingatkan bahwa Juric pernah melatih Torino, sehingga laga ini punya bumbu pribadi bagi pelatih asal Kroasia itu.
Bagi Torino, kemenangan akan membawa mereka ke 13 poin dan menyamai Frosinone serta Cagliari. Sebaliknya, kemenangan Monza membuat mereka menyamai poin Torino, yaitu 10 poin.
Yang Perlu Dicek Menjelang Laga
Pantau dua hal sekitar pukul 00.45 WIB: susunan resmi lini tengah Monza dan siapa pengganti Rodriguez bila Abate merotasi bek. Setelah laga, hasil lengkapnya juga bisa kamu bandingkan dengan laga Eropa lain seperti kemenangan Spanyol atas Ceko 3-1 pada jeda internasional awal Oktober.





