Review BYD M6, MPV Listrik Keluarga yang Hemat untuk Harian

BYD M6 EV warna hitam dipajang di GIIAS 2026 Bandung dilihat dari depan kanan
BYD M6 EV di GIIAS 2026 Bandung/Foto: M Raisfath/Wikimedia Commons (CC BY 4.0)

Kastakilat.id – Banyak calon pembeli mengira MPV listrik tujuh kursi pasti boros baterai saat penuh penumpang dan melaju ke luar kota. Faktanya, dalam uji oto.com, BYD M6 Superior menempuh pulang-pergi Jakarta–Bandung sejauh 432 km tanpa mengecas, dengan sisa baterai 3 persen.

Karena itu, review BYD M6 ini fokus pada dua hal yang paling penting bagi keluarga: kenyamanan kabin dan biaya harian. Berikut harga terbaru, hitungan biaya listrik per bulan, garansi baterai, serta kelebihan dan kekurangannya untuk Kastakilaters yang ingin pindah dari MPV bensin.

Bacaan Lainnya

Harga dan Varian BYD M6

BYD M6 tersedia dalam tiga varian listrik murni. Varian Standard dan Superior memakai tujuh kursi, sedangkan Superior Captain memakai enam kursi dengan dua captain seat di baris kedua.

Varian Harga OTR Jakarta Baterai Jarak NEDC
Standard 7 kursi Rp383–395 juta 55,4 kWh 420 km
Superior 7 kursi Rp423 juta 71,8 kWh 530 km
Superior Captain 6 kursi Rp433 juta 71,8 kWh 530 km
Harga BYD M6 per Agustus–Oktober 2026 dan spesifikasi baterai.

Harga varian Superior dan Superior Captain sama di beberapa sumber. Namun, harga Standard berbeda: Medcom mencatat Rp383 juta per Agustus 2026, sedangkan oto.com menampilkan Rp395 juta pada Oktober, jadi pastikan angkanya di diler.

Menurut saya, Superior 7 kursi adalah pilihan paling seimbang untuk keluarga. Selisihnya sekitar Rp28–40 juta dari Standard, tetapi baterainya 16,4 kWh lebih besar dan jaraknya 110 km lebih jauh.

Desain dan Kabin untuk Keluarga

Dasbor BYD M6 Superior dengan layar putar 12,8 inci, bahan review BYD M6
Kabin depan BYD M6 Superior versi Indonesia/Foto: Andra Febrian/Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

M6 berukuran panjang sekitar 4,7 meter, lebar 1,8 meter, dan tinggi 1,6 meter, dengan jarak sumbu roda sekitar 2,8 meter. Karena itu, mobil ini masih mudah masuk garasi rumah tapak dan parkiran mal.

Situs resmi BYD Indonesia menyebut kursi bisa terlipat hingga lantai kabin rata, sehingga ruang kargo menjadi lapang. Selain itu, ada atap panoramik dan layar putar 12,8 inci yang bisa berposisi tegak atau melintang.

Baca Juga:  Mana Mobil Hybrid Terlaris Indonesia 2026? Ini Data Terbaru

Varian Superior menambah pintu bagasi elektrik dan kursi berventilasi. Sementara itu, varian Captain cocok untuk keluarga dengan orang tua atau anak yang butuh akses mudah ke baris ketiga. Alasannya, ada lorong lega di antara dua kursi tengah untuk lewat.

Kursi depannya memakai bantalan yang lebih lebar dan panjang, menurut BYD, sehingga pengemudi tidak cepat pegal saat perjalanan jauh. Sementara itu, wajah depannya mengusung gaya Dragon Face yang ramping dan aerodinamis.

Bagi keluarga dengan balita, lantai rata dan pintu belakang yang lebar memudahkan memasukkan kereta dorong bayi. Jadi, bagasi tetap bisa menampung perlengkapan anak tanpa harus mengorbankan kursi baris ketiga terlalu sering.

Fitur Vehicle to Load (V2L) juga berguna saat piknik atau mati listrik di rumah. Dengan fitur ini, baterai mobil bisa menyalakan peralatan listrik seperti penanak nasi atau kipas angin lewat soket khusus.

Dalam uji oto.com, penguji menilai baris kedua dan ketiga cukup lega untuk penumpang. Namun, pilar A yang tebal sempat mengganggu pandangan saat berbelok tajam, jadi biasakan diri lebih dulu sebelum masuk gang sempit. Pengemudi yang baru pindah dari MPV bensin biasanya cukup butuh beberapa hari untuk terbiasa.

Performa dan Jarak Tempuh Nyata

BYD M6 warna abu-abu berpelat Surabaya terparkir dilihat dari belakang kanan
BYD M6 di kawasan Citraland, Surabaya Barat/Foto: Alex Neman/Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

Varian Standard memakai motor 120 kW, sedangkan Superior dan Captain 150 kW atau sekitar 201 tk. Semua varian punya torsi 310 Nm dan kecepatan maksimal 180 km per jam.

Pada uji pulang-pergi Jakarta–Bandung, varian Superior berangkat dengan baterai 100 persen dan tiba kembali dengan 3 persen setelah 432 km. Konsumsi rata-ratanya 15,5 kWh per 100 km, termasuk tanjakan dan jalan tol.

Angka itu lebih rendah dari klaim 530 km NEDC, tetapi wajar karena standar NEDC biasanya optimistis. Jadi, untuk perencanaan perjalanan, anggap saja jarak aman varian Superior sekitar 400 km.

Baca Juga:  Biaya Cas Motor Listrik per Bulan Dibanding Bensin

Pengisian cepat DC mencapai 115 kW untuk Superior dan 89 kW untuk Standard. Menurut BYD, pengisian dari 30 ke 80 persen hanya butuh sekitar 30 menit, sedangkan pengisian AC di rumah memakai daya 7 kW.

Selain itu, oto.com mencatat kekurangan seperti rem darurat otomatis yang kadang aktif tanpa alasan jelas. Mobil ini juga tidak punya tuas di belakang setir untuk mengatur tingkat regenerasi.

Hitungan Hemat Harian BYD M6

Hitungan redaksi memakai konsumsi 15,5 kWh per 100 km dari uji oto.com dan tarif listrik rumah Rp1.444,70 per kWh. Hasilnya, biaya energi M6 sekitar Rp224 per km, sehingga sangat hemat untuk antar-jemput sekolah dan kerja setiap hari.

Untuk keluarga yang menempuh 1.500 km per bulan, biaya listriknya sekitar Rp336.000. Sebagai pembanding, MPV bensin yang kami asumsikan menempuh 10 km per liter dengan Pertamax Rp15.950 per liter butuh sekitar Rp2,39 juta untuk jarak yang sama.

Artinya, selisihnya sekitar Rp2 juta per bulan, atau sekitar Rp24,7 juta per tahun untuk 18.000 km. Namun, hitungan ini belum memasukkan rugi daya saat mengecas dan tarif SPKLU yang lebih mahal daripada listrik rumah.

Satu keberatan yang wajar: bagaimana jika rumah masih berdaya 1.300 VA? Pengisian AC 7 kW butuh daya rumah yang lebih besar, sehingga banyak pemilik menambah daya PLN atau memasang jalur listrik terpisah untuk pengisi daya.

Garansi Baterai dan Purnajual

BYD M6 hitam dipajang di area pameran Bandara Soekarno-Hatta
BYD M6 di Bandara Soekarno-Hatta/Foto: Bahnfrend/Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

BYD Indonesia menjamin baterai M6 hingga 8 tahun atau 160.000 km, menurut Head of PR & Government Relations BYD Indonesia Luther Panjaitan kepada Kompas. Garansi itu menanggung kerusakan baterai akibat kegagalan produk.

BYD memang tidak memberi garansi seumur hidup seperti sebagian pesaing. Sebagai gantinya, perusahaan menyebut banyak lembaga pembiayaan rekanannya sudah memasukkan baterai ke dalam perlindungan asuransi.

Baca Juga:  Cara Bayar Pajak Motor Online Lewat SIGNAL, 10 Menit dari HP

Bahkan, situs resmi BYD mengklaim baterai Blade lolos uji tusuk paku tanpa asap atau api. Menurut saya, rekam jejak itu cukup menenangkan, meski garansinya punya batas waktu.

BYD juga mengklaim, selama dua tahun hadir di Indonesia, belum ada konsumen yang harus membeli baterai baru sendiri akibat kerusakan. Namun, klaim itu berasal dari perusahaan, jadi tetap simpan buku servis dan bukti perawatan agar klaim garansi lancar bila suatu saat dibutuhkan.

Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan BYD M6:

  • Kabin enam atau tujuh kursi dengan lantai kargo rata saat kursi terlipat.
  • Jarak nyata sekitar 430 km pada uji luar kota varian Superior, cukup untuk mudik jarak menengah.
  • Biaya listrik sekitar Rp224 per km menurut hitungan redaksi.
  • Fitur V2L untuk menyalakan peralatan listrik dari baterai mobil, praktis saat berkemah, piknik, atau listrik rumah padam mendadak.

Kekurangan BYD M6:

  • Garansi baterai berbatas 8 tahun atau 160.000 km, bukan seumur hidup.
  • Pilar A tebal mengurangi pandangan saat berbelok tajam.
  • Rem darurat otomatis kadang terlalu sensitif.
  • Harga varian Standard berbeda antarsumber, sehingga kamu perlu mengecek ulang sebelum membayar tanda jadi di diler.
  • Pengisian di rumah butuh daya listrik besar, sehingga ada biaya tambah daya PLN di awal.

Pilih Varian Sesuai Kebutuhan Keluarga

BYD M6 warna putih tujuh kursi di ruang pamer dilihat dari depan
BYD M6 tujuh kursi warna putih di ruang pamer/Foto: Chanokchon/Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

Pilih Standard jika keluarga lebih sering memakai mobil di dalam kota dan anggaran mentok di bawah Rp400 juta. Sebaliknya, ambil Superior 7 kursi jika keluarga rutin mudik atau ke luar kota, karena baterai besar memberi ruang aman lebih lega.

Superior Captain paling pas untuk keluarga dengan orang tua lanjut usia, karena akses ke baris ketiga lebih mudah. Sementara itu, BYD juga menjual M6 DM (plug-in hybrid) bagi yang belum siap mengandalkan SPKLU sepenuhnya.

Kapan terakhir kali keluargamu menghitung pengeluaran bensin sebulan? Angka itulah pembanding paling jujur sebelum memutuskan pindah ke M6.

Runia Redaksi
Ditulis oleh

Runia Redaksi

Perempuan asli Gamping, Sleman. Suka menulis, membaca, dan menggambar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan