Cara Mengurus PIRT Online di OSS dan BPOM

Kastakilat.id – Banyak penjual sambal dan keripik rumahan mengira langkah pertama PIRT adalah antre penyuluhan di Dinas Kesehatan. Urutannya kini terbalik: cara mengurus PIRT berawal dari NIB di OSS, lalu pengisian data produk di portal SPPIRT milik BPOM.

Jika datanya lengkap, sertifikat SPP-IRT terbit paling lama 1 hari, sedangkan penyuluhan dan pemeriksaan dapur menyusul sesudahnya. Aturannya juga baru, karena BPOM sudah mencabut PerBPOM 22/2018 dan wajib halal produk UMK mulai berlaku pertengahan Oktober 2026.

Bacaan Lainnya

Cek Produkmu Boleh PIRT atau Wajib BPOM

Sebelum membuka OSS, pastikan produknya memang masuk jalur PIRT. Dasar hukumnya sekarang Peraturan BPOM Nomor 4 Tahun 2024, yang mencabut aturan lama lewat Pasal 32.

Lampiran I aturan itu memuat 11 kelompok pangan, mulai olahan daging kering sampai olahan kacang dan umbi. Syarat kuncinya, produk harus tahan minimal 7 hari di suhu ruang.

Selain itu, Pasal 10 menutup pintu bagi sembilan kriteria. Contohnya pangan wajib SNI, pangan yang mencantumkan klaim, minuman beralkohol, dan produk dari peralatan otomatis.

Contoh produk Izin yang cocok Alasan
Keripik singkong, kue kering, bubuk kopi SPP-IRT Masuk Lampiran I dan tahan suhu ruang minimal 7 hari
Abon daging, dendeng daging, kerupuk rambak SPP-IRT Termasuk kelompok 01 olahan daging kering
Nugget atau dimsum beku Izin edar BPOM MD Butuh rantai pendingin
Susu olahan dan yoghurt Izin edar BPOM MD Tidak tercantum di Lampiran I dan butuh penyimpanan dingin
Sarden atau rendang basah berkemasan kedap Izin edar BPOM MD Kemasan hermetis (kedap udara)
Minuman serbuk berklaim kesehatan Izin edar BPOM MD Mencantumkan klaim (Pasal 10)
Kue basah, nasi kotak Tidak wajib SPP-IRT Umur simpan kurang dari 7 hari atau siap saji (Pasal 3 ayat 3)

Bagian abon dan dendeng ini sering membuat penjual keliru. Faktanya, Lampiran I memasukkan versi dagingnya ke kelompok 01, sedangkan versi ikan ada di kelompok 02.

Baca Juga:  Syarat Pengajuan KUR 2026, Bunga 3–9% dan Plafon Terbaru

Jadi, kapan wajib BPOM? Jawabannya: saat produkmu di luar Lampiran I, masuk kriteria Pasal 10, butuh suhu beku, atau berkemasan kedap. Izin edar MD juga berlaku 5 tahun, dan pendaftarannya lewat aplikasi e-reg BPOM.

Tapi bagaimana dengan frozen food buatan rumah? Jalur PIRT tertutup untuknya. Kabar baiknya, usaha mikro dan kecil bisa mengajukan potongan 50% tarif PNBP sebelum mendaftarkan produk MD.

Siapkan NIB dan Akun SPPIRT

Pertama, pastikan usahamu memenuhi syarat IRTP di Pasal 5. Produksi berlangsung di rumah tinggal atau ruko yang juga menjadi tempat tinggal pemilik, dengan peralatan manual sampai semi otomatis.

Setelah itu, urus NIB dengan KBLI pangan yang sesuai. Halaman KBLI 10710 untuk industri roti dan kue di OSS, misalnya, sudah mencantumkan SPP-IRT sebagai izin terkait. Kalau belum punya NIB, ikuti dulu panduan mengurus NIB lewat OSS.

Selanjutnya, portal SPPIRT memakai NIB sebagai nama pengguna. Kata sandinya minimal 8 karakter dengan huruf besar, angka, dan simbol, ditambah email serta WhatsApp yang aktif.

Sebelum mengisi formulir, siapkan juga bahan berikut.

  • Rancangan label produk dalam bentuk gambar.
  • Komposisi, proses produksi, serta cara dan masa simpan.
  • Jenis kemasan dan isi bersih.
  • Surat pernyataan komitmen dalam format PDF, JPG, atau PNG, cukup sekali untuk permohonan pertama.

Saran saya, coba dulu menu Simulasi di portal. Simulasinya memuat isian data usaha, produk, label, dan konfirmasi, jadi kamu tahu data yang belum siap.

Cara Mengurus PIRT Online di OSS

Perempuan mengetik di laptop di meja dapur rumah dengan kue di dekatnya, gambaran mengurus PIRT online
Mengisi data usaha pangan dari dapur rumah/Foto: Vitaly Gariev/Unsplash (Unsplash License)

Urutan berikut mengikuti FAQ resmi portal SPPIRT.

  1. Masuk ke OSS dengan akun NIB, lalu buat permohonan PB-UMKU untuk SPP-IRT.
  2. Klik tautan pemenuhan komitmen di OSS, yang akan membuka portal SPPIRT.
  3. Lengkapi data akun bila NIB-mu belum terdaftar di portal.
  4. Isi data produk: jenis pangan, kemasan, isi bersih, komposisi, proses, serta cara dan masa simpan.
  5. Centang daftar periksa label, lalu unggah rancangan labelnya. Label yang kurang lengkap membuat OSS menangguhkan permohonan.
  6. Konfirmasi kesiapan komitmen. Surat pernyataan komitmen cukup kamu unggah sekali, sebelum permohonan pertama.
  7. Tunggu validasi otomatis. Sistem membuat nomor P-IRT sendiri, dan sertifikat terbit paling lama 1 hari.
Baca Juga:  Retinol untuk Pemula: Cara Mulai, Jadwal 4 Minggu

Jika permohonan tertahan, buka menu Pengajuan Ditangguhkan dan perbaiki label atau isiannya. Batasnya 3 bulan, karena lewat dari itu OSS menolak permohonannya.

Selain itu, satu sertifikat hanya berlaku untuk satu produk. Varian rasa, kemasan, atau nama dagang yang berbeda butuh permohonan baru lewat menu PB-UMKU, sedangkan beda berat bersih saja cukup satu nomor.

Penuhi Komitmen Tiga Bulan Pertama

Sertifikat yang terbit belum berarti urusan selesai. Pasal 15 mewajibkan empat komitmen: ikut penyuluhan keamanan pangan, menerapkan cara produksi yang baik, memenuhi aturan label, serta menjaga keamanan dan mutu.

Dinkes, BPOM, atau lembaga yang mendapat penunjukan bisa menyelenggarakan penyuluhan atau PKP. Sertifikatnya sah jika nilaimu minimal 60.

Selanjutnya, petugas Dinkes memeriksa sarana produksi di rumahmu. Dapurmu lolos bila hasilnya Level I atau Level II.

Semua komitmen itu punya tenggat 3 bulan sejak sertifikat terbit, dengan tambahan maksimal 3 bulan. Selama status di OSS tersinkron, produk sudah boleh beredar.

Komitmen yang terlewat membuat sertifikat beku, lalu batal bila 6 bulan kemudian masih belum terpenuhi. Bahkan, pemalsuan data bisa berujung larangan mendaftar selama 3 tahun.

Biaya dan jadwal PKP mengikuti ketentuan daerah. Sebagai contoh, Dinkes Tulungagung menggratiskan layanan dengan PKP dua hari, sementara Karangasem juga tanpa biaya dengan proses satu hari kerja bila dokumen lengkap.

Baca dan Cek Nomor P-IRT

Close-up kemasan plastik oat dengan label Nutri-Score dan logo organik
Contoh label informasi pada kemasan plastik pangan olahan (label Eropa, bukan nomor P-IRT)/Foto: Paul Einerhand/Unsplash (Unsplash License)

Nomor P-IRT minimal terdiri dari 15 angka, dan tiap posisinya punya arti. Nomor ini wajib tampil di bagian utama label.

Posisi angka ke- Arti
1 Kode kemasan, misalnya 2 untuk plastik dan 4 untuk kaleng
2–3 Kode kelompok jenis pangan (01–11)
4–7 Kode provinsi dan kabupaten/kota
8–9 Nomor urut produk di usaha tersebut
10–13 Nomor urut usaha di kabupaten/kota
14–15 Tahun berakhirnya masa berlaku

Dua angka terakhir paling berguna untuk pembeli, karena langsung menunjukkan tahun berakhirnya sertifikat.

Baca Juga:  Pajak UMKM 0,5% Setelah PP 20/2026, Siapa yang Berhak?

Untuk memastikan nomornya asli, buka menu Cek SPPIRT di portal. Pencarian bisa memakai nomor SPPIRT, NIB, nama usaha, atau nama produk.

Sebagai gambaran, per 6 Oktober 2026 portal mencatat 772.253 pengajuan, 655.899 sertifikat terbit, dan 15.316 pencabutan. Hitungan redaksi, jumlah sertifikat terbit setara sekitar 85 per 100 pengajuan, dan pencabutan setara 2,3% sertifikat terbit.

Perpanjang Izin dan Siapkan Halal

SPP-IRT berlaku 5 tahun, dan setelah itu produknya tidak boleh beredar lagi. Menurut Pasal 23, perpanjangan paling lambat 1 bulan sebelum masa berlaku habis, sedangkan beranda portal menyarankan mulai 6 bulan sebelumnya.

Saya pilih patokan portal. Selisih lima bulan itu cukup untuk memperbaiki label kalau ternyata ada aturan yang berubah.

Namun, PIRT dan sertifikat halal adalah dua izin terpisah. Masa penahapan wajib halal makanan dan minuman UMK berakhir 17 Oktober 2026, menurut BPJPH.

Meski begitu, Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan menyatakan tidak ada sweeping, dan UMK yang belum siap bisa meminta tambahan waktu. Program SEHATI 2026 menyediakan 1,35 juta kuota halal gratis bagi UMK ber-NIB beromzet tahunan maksimal Rp15 miliar.

Soal jualan online, pusat bantuan Tokopedia menyebut aturan izin pangan berlaku sama dengan toko fisik. Langkah berikutnya setelah izin beres ada di panduan pajak dan legalitas UMKM.

Panduan ini berhenti di PIRT. Jika produkmu ternyata masuk jalur MD, pendaftaran di e-reg BPOM layak dibahas di artikel terpisah.

Diana Runiana
Ditulis oleh

Diana Runiana

Perempuan asli Gamping, Sleman. Suka menulis, membaca, dan menggambar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan