Lionel Messi Pamit, Argentina Kalahkan Benin 3-0

Lionel Messi dengan ban kapten dan jersey nomor 10 Timnas Argentina menoleh ke arah lapangan
Lionel Messi mengenakan nomor 10 Argentina saat melawan Mesir di Piala Dunia 2026, 7 Juli 2026. Foto: Bryan Berlin/Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

Kastakilat.id – Lionel Messi resmi menutup karier di Timnas Argentina. Pada laga perpisahannya melawan Benin, ia membuat dua assist dan satu gol penalti, sehingga Albiceleste menang 3-0.

Albiceleste menjamu Benin dalam laga persahabatan Selasa (6/10/2026) pukul 20.00 waktu Buenos Aires di Estadio Monumental, atau Rabu (7/10/2026) pagi WIB. Semua gol tercipta di babak kedua, dan Messi terlibat langsung dalam ketiganya.

Jalannya Laga Argentina Lawan Benin

Babak pertama justru berakhir tanpa gol. Meski begitu, Monumental sudah riuh sejak awal karena wasit menghentikan laga sejenak pada menit ke-10. Menurut harian Argentina La Nacion, jeda itu menjadi penghormatan bagi Messi, lengkap dengan kembang api.

Kebuntuan baru pecah setelah jeda. Pada menit ke-48, Nicolas Otamendi menyundul bola dari tendangan sudut Messi.

Selanjutnya, Nico Paz menggandakan skor pada menit ke-61, lagi-lagi lewat umpan Messi. Penalti pada menit ke-71 lalu menjadi gol terakhir La Pulga untuk negaranya sebelum ia pamit.

Menurut La Nacion, penalti itu berawal dari pelanggaran terhadap Agustin Giay di kotak terlarang. Wasit asal Chile, Fernando Vejar, langsung menunjuk titik putih.

Catatan Akhir Messi Bersama Albiceleste

Sebelum laga ini, Messi tercatat mengoleksi 125 gol dari 207 penampilan, menurut Bola.com. Setelah melawan Benin, La Nacion mencatat angkanya menjadi 126 gol dalam 208 laga.

Kedua angka itu sekaligus rekor timnas. Messi pensiun sebagai pencetak gol terbanyak sekaligus pemain dengan penampilan terbanyak sepanjang sejarah Argentina.

Di level senior, ia memenangi Copa America 2021, Finalissima 2022, Piala Dunia 2022, dan Copa America 2024. Selain itu, ada medali emas Olimpiade 2008 dan gelar Piala Dunia U-20 2005.

Menurut kami, statistik melawan Benin merangkum cara Messi bermain di tahun-tahun terakhirnya. Perannya kini lebih banyak sebagai pengatur serangan, tetapi dua dari tiga gol tetap lahir dari umpannya.

Baca Juga:  India Lawan Brasil 0-4, Lino Cetak Dua Gol

Pensiun Setelah Final Piala Dunia 2026

Lionel Messi berjaket Timnas Argentina berbaris sebelum final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol
Messi berbaris sebelum final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol di New Jersey, 19 Juli 2026/Foto: Bryan Berlin/Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

Messi sebenarnya sudah mengumumkan keputusan ini jauh hari. Menurut Bola.com, ia menyatakan pensiun dari timnas lewat unggahan Instagram pada 31 Agustus 2026.

Pengumuman itu datang beberapa pekan setelah final Piala Dunia 2026. Pada 19 Juli 2026 di MetLife Stadium, Argentina kalah 0-1 dari Spanyol lewat gol Ferran Torres di babak tambahan waktu.

Federasi sepak bola Argentina (AFA) kemudian menyiapkan laga khusus melawan Benin. Presiden AFA, Claudio Tapia, mengumumkan laga perpisahan pada 6 Oktober itu pada pertengahan September, menurut Bola.com.

Sebagian penggemar mungkin bertanya, mengapa lawannya Benin dan bukan tim besar. Jawabannya cukup sederhana: AFA memang merancang laga ini sebagai pesta perpisahan, bukan ujian kekuatan tim.

Pesan Perpisahan dari Sang Kapten

Seusai laga, Messi berbicara di depan publik Monumental. Ia mengaku sulit berkata-kata karena emosinya campur aduk, dan orang pertama yang ia ingat adalah ayahnya.

Ia juga menyinggung Piala Dunia 2026. Menurutnya, Argentina sudah sangat dekat untuk kembali juara.

Messi lalu berjanji tetap mendukung para pemain muda yang akan mengenakan seragam biru-putih. Pertunjukan drone bertuliskan “GRACIAS LEO” menutup malam itu, menurut catatan La Nacion.

Argentina Setelah Era Messi

Tanpa Messi, Scaloni kini harus membangun ulang lini serang. Laga ini memberi petunjuk awal: Nico Paz ikut mencetak gol dari umpan sang kapten.

Jeda internasional Oktober juga menghadirkan hasil besar lain. Brasil, rival abadi Argentina, baru saja menang 4-0 atas India di Kolkata, sementara Spanyol sang juara dunia mengalahkan Ceko 3-1.

Laga ini lebih dari sekadar Argentina kalahkan Benin. Bagi penggemar, malam di Monumental menutup perjalanan 21 tahun Messi di timnas dengan gol, assist, dan kemenangan.

Baca Juga:  Kroasia Lawan Inggris 0-7, Rekor Kekalahan Terburuk Vatreni
Diana Runiana
Ditulis oleh

Diana Runiana

Perempuan asli Gamping, Sleman. Suka menulis, membaca, dan menggambar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan